POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kehadiran Rumah Sakit Mata JEC Orbita Makassar menambah layanan kesehatan pada mata. 

JEC Orbita Makassar merupakan Rumah Sakit Mata pertama di kawasan Timur Indonesia (KTI) yang menyediakan teknologi LASIK dan ReLEx SMILE untuk tindakan bebas kacamata minus dan silinder.

Diresmikan pada, Sabtu (3/2/2023) Rumah Sakit Mata JEC Orbita akan menjadi sentra kesehatan mata berkonsep one-stop solution ini menawarkan layanan gangguan penglihatan terkomprehensif

RS Mata JEC Orbita Makassar adalah rumah sakit kelima dan yang terbaru dalam ekosistem eye care leader di Indonesia.

Baca Juga: Fortifying 'the Culture of Tolerance'

Pembukaan RS Mata JEC Orbita Makassar serangkai dengan peringatan hari ulang tahun JEC Eye Hospitals and Clinics yang ke-40 pada 1 Februari lalu.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) merasa bangga atas kehadiran RS Mata JEC Orbita Makassar.

"Kami bangga sekali fasilitas-fasilitas kesehatan semakin banyak tersedia berkat inisiasi pihak swasta. Hadirnya fasilitas kesehatan khusus, seperti RS Mata JEC-Orbita Makassar, tentunya membuat positioning Kota Makassar semakin penting," kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto mengatakan, semakin banyaknya layanan kesehatan yang hadir di Kota Makassar akan memperkuat posisi Kota Makassar hingga di kancah internasional.

Baca Juga: Dokter Internship RS Andi Makkasau Parepare Beri Penyuluhan Pentingnya Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Sebab, Danny Pomanto paham betul bahwa tuntutan kesehatan masyarakat terhadap kesehatan semakin tinggi, terkhusus pada mata.

"Terima kasih dan selamat kepada RS Mata JEC-Orbita Makassar! Semoga keberadaannya menjadi kebahagiaan bersama, sekaligus membuat kualitas hidup masyarakat Makassar lebih baik lagi,” kata Danny Pomanto.

Direktur Utama PT Orbita Medika Indonesia, Dr dr Habibah S Muhiddin, SpM(K) mengatakan, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar disiapkan menjadi sentra kesehatan mata paling komprehensif berstandar internasional dengan dukungan teknologi paling mutakhir di Sulawesi Selatan, dan hub strategis untuk kawasan Indonesia Timur.

“Berkonsep one-stop solution, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar memberikan penanganan gangguan mata yang terintegrasi di satu atap, tanpa perlu rujukan ke institusi kesehatan lain," katanya.

Habibah berharap dengan kemudahan sekaligus kepraktisan ini semakin menguatkan preferensi masyarakat terhadap RS Mata JEC-Orbita @ Makassar sebagai acuan prioritas terkait kesehatan mata. Bukan hanya mereka yang tinggal di Makassar dan Sulawesi Selatan, tetapi mencakup pula KTI.

Sementara itu, Direktur RS Mata JEC-Orbita @ Makassar, dr Mirella Afifudin, SpM, MKes, mengatakan, situasi kesehatan mata di Sulsel perlu mendapat sorotan. Data Kementerian Kesehatan memperlihatkan, prevalensi kebutaan pada penduduk usia 50 tahun ke atas di provinsi ini berada pada kisaran 2,6 persen (hanya sedikit di bawah rata-rata nasional 3,0 persen).

Memperkuat itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) sempat menyebut bahwa kebutaan di Indonesia mencapai 333.600 orang per tahun, dan khususnya Sulawesi Selatan sejumlah 9.463 orang per tahun. JEC sendiri, melalui Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar, telah menangani sekitar 14.000 pasien katarak selama 3 tahun terakhir.

Baca Juga: Bupati Luwu Utara Serahkan BLT 2024, Tercepat di Sulsel

“Banyak kasus kebutaan yang sejatinya dapat dicegah dan diatasi, tak terkecuali katarak. Pentingnya pemeriksaan mata secara berkala tidak bisa diabaikan guna mendeteksi gangguan penglihatan seawal mungkin, terlebih yang berisiko memburuk bahkan sampai menyebabkan kebutaan. Diperkuat layanan yang komplet, teknologi unggulan dan para ahli dan nakes yang mumpuni, kami berharap keberadaan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar semakin mendorong masyarakat untuk semakin concern terhadap kesehatan mata mereka," kata dr Mirella Afifudin. ***