POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rembuk Nasional Himpuan Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) jadi rangkaian awal pelaksanaan Sidang Umum Majelis Umum (SUMU) Himpuni III yang dipusatkan di Four Point by Sheraton Kota Makassar, Kamis (20/2/2025).
Rembuk Nasional Himpuni menghadirkan tiga narasumber, yaitu Wamen Koperasi Ferry Joko Yuliantono, Koordinator Presidium Himpuni Wiluyo Kusdwiharto dan Stafsus Mentan Sam Herodian.
Mengawali rembuk Nasional Himpuni, Walneg S Jas selaku Ketua Steering Committee (SC) Presidium Himpuni, mengapresiasi para Organisasi Alumni (OA) yang sempat hadir dalam rembuk nasional di Kota Makassar.
"Alhamdulillah telah terkonfirmasi 41 OA dari 51 yang hadir bersama kita insyallah sampai hari Sabtu," kata Walneg S Jas yang juga Ketua IKA ITB.
Baca Juga: Kenalkan Axioo Hype R, Laptop Ringan Dibanderol Mulai Rp7 Jutaan
Walneg S Jas mengatakan Himpuni sudah memasuki usianya yang ke 9 tahun dengan semakin guyub untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara
"Perlu saya sampaikan pada rembuk ini Himpuni sudah memulai kerja nyata atau aksi nyata untuk mendukung pemerintah dalam melaksanakan program- program prioritas," katanya.
Dia menggarisbawahi tentang peran Himpuni pada ketahanan pangan, ketahanan energi hingga makan bergizi gratis, serta program- program prioritas lainnya.
Dalam rangkaian SUMU HIMPUNI ke III juga akan dilaksanakan launching Brigade Pangan bekerjasama dengan Kementerian Pertanian (Kementan).
Walneg S. Jas mengatakan Himpuni telah menegaskan kesiapan dan komitmen untuk turut serta berkontribusi kepada pemerintah.
"Intinya Himpuni ingin hal kongkret dalam membantu pemerintah. Termasuk dalam pengembangan koperasi di Indonesia nanti pak wamen akan bercerita. Memaparkan kerjasama lain yang bisa dilakukan.
Begitu juga dalam hal ketahanan energi, kita juga akan mendengarkan kerjasama untuk memperkuat pekerja migran kita di luar negeri," ungkapnya.
Adapun tema rembuk nasional ini yakni membahas "Peran himpuni mewujudkan swasembada pangan, energi dan hilirisasi sumber daya menuju Indonesia emas 20245".
"Jadi intinya sebagai Steering Committee kami ingin mempersembahkan dalam rembuk nasional ini untuk membahas kiranya himpuni akan berkontribusi dari sektor lain dalam prioritas pemerintah apa lagi. Kita ingin aksi nyata, seperti yang sudah kita lakukan bersama kementerian pertanian," pungkasnya.
Sementara itu, Wamen Koperasi Ferry Joko Yuliantono yang hadir sebagai narasumber rembuk ini mengharapkan peran Himpuni dalam ikut serta perbaikan manajemen pengelolaan koperasi saat ini.
"Koperasi saat ini membutuhkan banyak sekali sumber daya manusia, nah himpuni sebagai organisasi alumni perguruan tinggi negeri dengan berbagai latar belakang pendidikan keilmuannya itu diharapkan bisa membantu secara teknis," katanya.
"Misalkan koperasi-koperasi yang terbentuk untuk mengelola tambang dan mineral, anggota himpuni yang berasal dari perguruan tinggi negeri," tambahnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Mantan Wakapolri Komjen Purn Syafruddin Kambo Tutup Usia di Jakarta
Ia mengatakan, Himpni bisa membantu menajemen koperasinya, bisa membantu aspek teknis mengelola tambang dan sebagainya. Semua ahli dari berbagai universitas mulai biologi, menajemen, semuanya bisa didukung melalui Himpuni PTN.




