POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Ratusan siswa SMA 17 Makassar meradang. Penyebabnya, mereka terancam tak bisa ikut serta dalam SNBP 2025 atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi tahun ini.

Tercatat, ada sebanyak 148 SMA 17 Makassar yang terancam tak bisa berkompetisi di SNBP 2025 untuk tembus ke Perguruan Tinggi Negeri atau PNT impian mereka.

Kepala Sekolah atau Kepsek SMA 17 Makassar Abu Hanafi telah memberikan penjelasan terkait permasalahan ratusan siswanya yang terancam gagal ikut SNBP 2025.

Baca Juga: Unhas Satu-satunya di Luar Pulau Jawa Masuk 5 Besar Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia

Abu Hanafi menjelaskan, hal ini disebabkan adanya kendala saat pengimputan data siswa oleh operator yang ditunjuk oleh sekolah.

Menurutnya, panitia telah menetapkan jadwal pengisian PDSS yang dilakukan oleh sekolah.

Hanya saja, hingga akhir batas pengisian, yakni Tanggal 31 Januari 2025, terjadi keterlambatan.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel Kamis Hari Ini, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 12 Kabupaten

Hal ini dikarenakan hanya satu orang operator sekolah yang menginput data siswa secara manual Pangkalan Data Sekolah dan Siswa atau PDSS.

Kadis Pendidikan Sulsel Iqbal Najmuddin menyayangkan ratusan siswa SMA 17 Makassar yang terancam tak bisa ikut SNBP 2025.

Pihaknya pun sejak jauh hari sebelumnya, telah mengingatkan kepada kepada seluruh sekolah terkait pengisian PDSS siswa.

Baca Juga: UPDATE... Penerimaan Polri 2025: Minimal Usia 16 Hingga 22 Tahun, Terima Tamatan SMA Lulusan 2020-2024, Kalau Lulusan 2025?

Apalagi, Pemprov Sulsel menargetkan setiap tahunnya jumlah siswa yang diterima di PTN terus bertambah.

Pihaknya pun telah mengajukan surat perpanjangan masa pengisian PDSS oleh sekolah kepada Panitia Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB 2025.

Sementara itu, Ketua Umum Tim Penanggungjawab Panitia SNPMB 2025 Eduart Wolok menyebutkan, hingga penutupan jadwal pengisian PDSS pada 31 Januari 2025, sebanyak 21.003 sekolah yang telah menyelesaikan finalisasi pengisian.

Hal ini meningkat sebanyak 1.513 sekolah dibandingkan tahun 2024.

Sementara siswa yang sudah melakukan finalisasi nilai berjumlah 908.128 atau 63.465 siswa lebih banyak dibandingkan tahun 2024.

Pihaknya pun menemukan sekolah yang sudah melengkapi data isian siswa eligible, seperti melengkapi nilai siswa eligible dalam 5 semester, namun belum melakukan finalisasi.

Hal ini menyebabkan para siswa pada sekolah yang belum menyelesaikan finalisasi PDSS tersebut tidak dapat melakukan pendaftaran SNBP 2025.

Baca Juga: Selamat! Prof Masrurah Mokhtar Terpilih Sebagai Ketua Apperti Sulsel 2025-2029

"Terdapat 373 sekolah teridentifikasi masuk dalam kategori belum menyelesaikan finalisasi PDSS," bebernya.

Panitia SNPMB pun telah memberikan kesempatan ratusan sekolah tersebut untuk memenuhi dan mengirimkan dokumen ke email [email protected] paling lambat 5 Februari 2025.

***