POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Prof Andi Muhammad Ichsan baru saja dikukuhkan menjadi guru besar baru di Kampus Unhas Makassar.
Prof Andi Muhammad Ichsan dikukuhkan sebagai guru besar bidang Vitreoretina, Fakultas Kedokteran Unhas.
Prof Andi Muhammad Ichsan yang dikukuhkan sebagai guru besar ke-504 di Kampus Unhas Makassar.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Makassar Selama Februari 2024, Layani Warga Mulai Hari Senin Hingga Sabtu
Andi Muhammad Ichsan menyampaikan pidato pengukuhannya berjudul “Terapi Regeneratif Pada Penatalaksanaan Penyakit Retina: Capaian Dan Tantangan”.
Menurutnya, penyakit degenerasi retina adalah salah satu penyebab utama kebutaan permanen.
Berbagai terobosan dan upaya telah dilakukan dengan harapan untuk menghasilkan terapi terkini melalui penelitan.
Salah satunya dengan pengobatan itab isa ve, yang dirancang untuk memberikan itab untuk penyakit yang hingga saat ini belum ada penanganannya.
Baca Juga: Perkenalkan... Ini Tiga Guru Besar Unhas dari Fakultas Kedokteran dan FKM yang Baru Dilantik
Terapi penggantian sel adalah salah satu dari beberapa (dan mungkin) yang paling terkenal adalah aplikasi terapi untuk sel induk. Pada AMD, hilangnya sel RPE mengakibatkan kematian fotoreseptor dan kebutaan permanen.
“Berkat kemajuan yang kita rasakan sekarang ini, itab isa memahami bahwa dunia ilmu pengetahuan dan teknologi akan terus menerus berkembang. Terapi yang dulunya hanya bertumpu pada obat-obatan dan operasi, kini mulai mengarah pada aspek biomolekuler. Pengembangan fasilitas riset dan kemampuan sumber daya manusia sangat penting untuk kemajuan Universitas Hasanuddin yang sama-sama kita banggakan ini,” jelas Prof Ichsan.
Terapi penggantian sel saat ini telah berkembang pada berbagai struktur retina, beberapa diantaranya seperti Penggantian sel epitel pigmen retina (RPE), Penggantian sel fotoreseptor hingga Penggantian sel ganglion retina.
Lebih lanjut, pergantian sel retina yang rusak ini, dapat memberikan manifestasi klinis yang baik terhadap perubahan dan perbaikan penyakit retina.
Terapi berbasis sel, telah diaplikasikan pula pada kondisi terkait penyakit, seperti Age related macular degeneration, stargart disease, distrofi macula, dan retinitis pigmentosa.
Profil Prof Andi Muhammad Ichsan
Andi Muhammad Ichsan yang bernama lengkap Prof dr Andi Muhammad Ichsan Ph.D, Sp.M(K)
menempuh pendidikan dokter umum di Unhas Makassar.
Kemudian mengambil spesial dokter mata di Unhas Makassar.
Baca Juga: PSM Makassar Dipastikan Menghadapi Persita Tangerang Di Stadion Batakan
Lalu pendidikan Doktor (Ph.D) di Toyama University Japan.
Dikutip Pojoksulsel.com dari laman jec.co.id, dalam organisasi, dia juga tercatat pernah menjadi Ketua Ilmiah PERDAMI SULSEL 2013-2016, Anggota Komisi Ujian Nasional KOLEGIUM OFTALMOLOGI INDONESIA 2013-2016, Wakil Ketua PERDAMI SULSEL 2016-2109.
Andi Muhammad Ichsan juga pernah menjadi anggota IDI WILAYAH MAKASSAR 2017-2022, dan Ketua PERDAMI SULSEL 2020 hingga sekarang.
Baca Juga: Wujudkan Dana CSR yang Tepat Sasaran, Sekretariat DPRD Makassar Sosialisasikan Perda TSLP
Beberapa penghargaan pun pernah disabetnya.
Antara lain Travel Grant Yasuo Tano Award, Asia Pacific Association Ophthalmologist 2010, dan
Awarded as a young researcher in the Ophthalmological field 2005.
Demikianlah profil Prof Andi Muhammad Ichsan yang baru saja dikukuhkan menjadi guru besar baru di Kampus Unhas Makassar.
***



