POJOKSULSEL, MAKASSAR - Meity Rahmatia resmi dilantik sebagai Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026-2031.

Pelantikan Meity Rahmatia sebagai Ketua IPHI Sulawesi Selatan berlangsung di Baruga Asta Cita, Rujab Gubernur Sulsel, Senin (162/2026). Pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Ahmad Yani Basuki.

Ketua PW IPHI Sulawesi Selatan, Meity Rahmatia, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan segera bergerak pascapelantikan.

Ia menyampaikan rencana melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Sulsel untuk melantik pengurus cabang sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.

Menurut Meity, dengan jumlah jamaah haji yang mencapai sekitar 221 ribu orang tahun ini, IPHI menghadapi tantangan besar dalam pembinaan dan pemberdayaan.

Baca Juga: HIPMI Usul Kredit Rp50 Miliar sebagai Afirmasi dan Insentif Pengusaha Menengah

Dia menekankan bahwa kemabruran haji tidak berhenti pada momentum wukuf di Tanah Suci, tetapi harus berlanjut ketika para jamaah kembali ke daerah masing-masing dan mengambil peran aktif dalam mendidik masyarakat.

“Lewat persaudaraan ini mari kita lepaskan seluruh kepentingan pribadi. Ukhuwah harus kita jaga," katanya.

Pada kesempatan itu, Meity menjelaskan agenda IPHI Sulsel pasca pelantikan, yaitu rapat koordinasi penyusunan program kerja dalam rangka melestarikan kemabruran haji sepanjang hayat.

Pelantikan Pengurus Wilayah IPHI Sulsel mengusung tema Melestarikan Haji Mabrur Sepanjang Hayat.

Baca Juga: 27 Dai Disebar ke Wilayah 3T Sulawesi Selatan, Ali Yafid Beri Tugas Khusus Kepala Kantor Kemenag

Profil Meity Rahmatia:

Meity Rahmatiah lahir di Rangkas Bitung, 27 Mei 1981. Ia merupakan Anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) daerah pemilihan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Meity Rahmatia adalah mantan Anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024.

Ia memiliki dua gelar sarjana yaitu sarjana manajemen (SE) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia dan sarjana pendidikan (SPd) dari Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sementara itu, gelar magister manajemen diraih di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar pada tahun 2022. ***