POJOKSULSEL, MAKASSAR - Prof Muammar Bakry diusulkan sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Selatan (FKUB Sulsel).
Pengusulan Prof Muammar Bakry sebagai Ketua FKUB Sulsel, disepakati dalam rapat konsolidasi di Kantor FKUB Sulsel, Jalam Rapocini Raya, Makassar, Kamis (28/11/2024).
Rapat konsolidasi menyepakati langkah pergantian antar waktu (PAW). Prof Muammar Bakry diusulkan menggantikan almarhum Prof Wahyuddin Naro.
Baca Juga: Cek Daftar Syarat Seleksi Petugas Haji 2025 Kemenag, Ada Ketentuan Berbahasa Arab dan Inggris
Selain itu, para peserta rapat konsolidasi juga menyepakati Prof KH M Ghalib sebagai wakil ketua.
Rapat konsolidasi itu turut dihadiri Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel Aminuddin dan Plt Kepala Kesbangpol Sulsel Ansyar.
Pada kesempatan itu, Aminuddin menekankan pentingnya pelaporan administrasi dan keuangan menjelang akhir tahun.
Aminuddin menyarankan percepatan penyusunan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FKUB untuk memperkuat legalitas dan tata kelola organisasi.
“Kita perlu mencari solusi bersama untuk memastikan keberlanjutan program kerja FKUB, termasuk langkah administratif seperti penggantian spesimen tanda tangan dan pembaruan dokumen kepengurusan,” ujarnya.
Selain itu, rapat menetapkan prioritas program kerja, yaitu pelaksanaan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Tokoh Agama dan Pengurus FKUB se-Indonesia pada 5-9 Desember 2024 di Makassar.
Baca Juga: Cetak Kartu Ujian PPPK 2024 Periode I, Begini Caranya... Lengkap Jadwal Seleksi Kompetensi PPPK 2024
Kegiatan itu rencananya akan dihadiri oleh Menteri Agama RI, Prof KH Nasaruddin Umar.
Sebagai tindak lanjut, hasil rapat konsolidasi akan dituangkan dalam berita acara.
Selanjutnya akan diajukan kepada Pj Gubernur Sulsel untuk mendapatkan pengesahan dan penerbitan SK terkait pengangkatan Ketua FKUB Sulsel yang baru.
Dengan kesepakatan tersebut, FKUB Sulsel diharapkan tetap mampu menjalankan perannya sebagai penjaga kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan, meskipun tengah beradaptasi dengan dinamika organisasi pasca-kepergian almarhum Prof Naro.
***




