POJOKSULSEL, MAKASSAR - Prof Hamdan Juhannis, Rektor UIN Alauddin Makassar, satu dari 40 orang Indonesia yang diundang Raja Salman bin Abdulaziz al Saud, pemimpin Arab Saudi yang juga bergelar Khadimul Haramain (Penjaga Dua Kota Suci).
Prof Hamdan Juhannis mengaku bahwa masuk dalam daftar undangan berhaji dari Raja Salman, menjadi kenyataan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
"Tidak pernah dan tidak berani membayangkan bahwa akan mendapat undangan Raja Salman, menjalankan ibadah Haji tahun ini," demikian pembuka tulisan Prof Hamdan Juhannis berjudul "Undangan Haji Raja Salman 2025: Siapa Mereka?".
Baca Juga: Wali Kota Makassar Appi Naikkan Tunjangan Guru dan Nakes Pulau Terluar, Ini Rinciannya
Pada kesempatan itu, Prof Hamdan mengungkap sosok berjasa di balik undangan berhaji dari Raja Salman yang ia dapatkan pada musim haji tahun ini.
Sosok berjasa itu adalah Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar, Dr Abd Rauf Muhammad Amin.
Prof Hamdan mengatakan, Dr Abd Rauf Muhammad Amin, membangun komunikasi dengan atase Agama Kedutaan Arab Saudi di Jakarta.
Baca Juga: 103 Desa dan Kelurahan di Maros Kini Punya Koperasi Merah Putih, Ini Komposisi Pengurusnya
"Dr. Rauf Amin, yang menjadi penghubung perlunya ada representasi dari kampus kami untuk menjadi peserta undangan khusus itu," tulis Prof Hamdan.
Ia mengatakan, Dekan FSH UIN Alauddin Makassar bersahabat dengan atase Agama Kedutaan Arab Saudi di Jakarta.
Selain itu, kata Prof Hamdan, komunikasi juga dibangun oleh sahabat-sahabat lainnya ketika pihak kedutaan melakukan profiling terhadap orang yang akan masuk dalam list undangan khusus itu.
Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Gaji ke 13 ASN Maros Cair 2 Juni, Total Rp32 Miliar
Masih dalam tulisan itu, Prof Hamdan mengungkap bahwa hanya tiga Rektor yang tergabung dalam rombongan undangan berhaji dari Raja Salman.
Tiga Rektor yang mendapatkan undangan berhaji dari Raja Salman, yaitu Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis, Rektor UNM Prof Karta Jayadi, dan Rektor ITS Prof Bambang Pramujati.
"Masih ada lagi, kelompok saya, sebutlah sebagai kelompok akademisi yang kebetulan mendapat tugas tambahan sebagai Rektor," demikian tulisan Prof Hamdan Juhannis.
"Dari awal saya penasaran, siapa di antara Rektor yang mendapat undangan. Rupanya ada tiga dari kami, Rektor ITS, Rektor UNM, dan saya dari UIN Alauddin."
Tidak hanya itu, Prof Hamdan juga menulis bahwa ada dua gubernur yang ikut dalam rombongan undangan berhaji dari Kerajaan Arab Saudi.
Baca Juga: MUI Sulsel Jadi Tempat Warga Curhat, Ini Respons Prof Nadjamuddin
Adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Muhaimin Iskandar hingga Wakapolda Metro Jaya ikut dalam rombongan undangan berhaji.
***




