POJOKSULSEL, MAKASSAR - Proyek pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) senila Rp3 triliun yang akan dibangun di wilayah Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Proyek PSEL di Tamangapa Makassar ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur.

Penandatanganan proyek PSEL Tamangaoa Makassar berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026).

Ini menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan persampahan di kawasan regional Mamminasata. Kegiatan ini turut disaksikan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq.

Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan penandatanganan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Haji 2026 Embarkasi Makassar, Kloter Pertama Jemaah Haji Berangkat 22 April

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas Proyek Rp3 Triliiun Pengelohan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Ini akan menjadi sejarah dan solusi sistem persampahan regional Makassar, Gowa dan Maros,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan PSEL yang direncanakan berlokasi di Tamangapa, Kota Makassar menjadi solusi konkret terhadap persoalan persampahan di wilayah Mamminasata.

"Penandatangan PKS antara Provinsi dan Kabupaten Kota sebagai komitmen untuk memastikan tercukupinya kebutuhan sampah yang akan diolah,” jelas Andi Sudirman.

“Tentu apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup yang terus mengupayakan dan meyakinkan seluruh stakeholder bahwa pembangunan PSEL ini adalah solusi bersama dalam mendukung program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dari Bapak Presiden,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan pemerintah pusat telah memastikan kesiapan pasokan sampah sebagai bahan baku PSEL, sehingga keberlanjutan operasional fasilitas tersebut dapat terjamin.

Baca Juga: Kabid Penmad Kemanag Sulsel Puji Lonjakan Siswa Madrasah Lolos SNBP 2026, Ini Pesannya

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan PSEL di Sulsel, yang dinilai sebagai langkah konkret dalam mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) di tiga daerah tersebut.

“Di bawah koordinasi Bapak Gubernur Sulsel dan arahan Bapak Presiden, kami semua mendukung pembangunan PSEL. Kami berharap program ini dapat memotong persoalan persampahan di tiga kabupaten kota dan menjadi sistem pemrosesan akhir yang lebih baik,” ujarnya.

Hanif juga mengapresiasi peran aktif Gubernur Sulsel dalam mengoordinasikan pemerintah daerah serta meyakinkan pemerintah pusat untuk merealisasikan program tersebut.

"Ini murni inisiasi Bapak Presiden Prabowo karena perhatian Beliau terhadap kebersihan. Pak Gubernur Sulsel meyakinkan kami sehingga kita bisa hadirkan di Sulsel,” cetus Menteri Hanif.***