POJOKSULSEL, MAKASSAR - Prof Dr Yusriani, SKM, M.Kes mencapai jabatan tertinggi akademik sebagai guru besar pada usia 40 tahun. Ia dikukuhkan sebagi guru besar pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMI Makassar.
Pengukuhan Prof Yusriani sebagai guru besar FKM UMI Makassar berlangsung di Auditorium Al Jibra Makassar dalam bidang Ilmu Komunikasi, Promosi dan Pendidikan Kesehatan, Selasa (23/1/2024).
Prof Yusriani menyampaikan pidato pengukuhan profesor berjudul "Akselerasi Penurunan Angka Kematian Ibu Melalui Integrasi Media Komunikasi Kesehatan dalam Strategi Promosi Kesehatan berhasil Local Wisdom".
Baca Juga: PROFIL H Muhammad, Ketua Terpilih IKA FUF UIN Alauddin Makassar Sudah 3 Kali Jabat Kakan Kemenag
Berikut Potret Prof Dr Yusriani SKM, M.Kes:
Prof Yusriani bukan orang sembarang. Prestasinya dalam dunia akademik sangat mentereng. Ia dinobatkan sebagai alumni terbaik UMI program sarjana dengan IPK 3,98.
Perempuan kelahiran Ujung Pandang, 16 Oktober 1983, itu adalah angkatan pertama FKM UMI.
Ia juga merupakan ulumni pertama FKM UMI yang direkrut sebagai dosen tetap di almamaternya, yang meraih jabatan akademik tertinggi profesor pada usia 40 tahun.
Baca Juga: PROFIL Prof Anwar Sewang, Rektor Terpilih IAI DDI Polman yang Sejak 1985 Mengabdi di DDI
Tidak hanya itu, Prof Yusriani memiliki fondasi agama yang kuat. Sejak kecil ia dibina dalam lingkungan pendidikan keagamaan.
Ia pernah menimba ilmu di MI DDI Malimongan Tua selesai tahun 1995, MTs MDIA Taqwa (1998), dan MAS DDI Galesong Baru (2001).
Kemudian menyelesaikan program S1 pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMI Makassar tahun 2005.
Baca Juga: 9 Prodi di STAIN Majene Jadi Pilihan Jalur SPAN PTKIN 2024, Simak Daftar Kuotanya
Ia meraih gelar Magister Kesehatan pada sekolah Pascarsarjana Unhas tahun 2008.
Prof Yusriani merupakan doktor Unhas pada Prodi Kedokteran tahun 2017.
Prof Yusriani pernah jadi pemecah rekor di UMI sebagai ketua tim peneliti pemenang 3 judul penelitian pendanaan DRTPM Kemendikbud Ristek tahun 2023.
Pemenang hibah penelitipendanaaan pendanaan DRTPM Kemendikbud Ristek tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2022, 2023.
Baca Juga: Silakan Daftar! IAIN Bone Buka 15 Prodi Jalur SPAN PTKIN 2024, 2 Di Antaranya Akreditasi Unggul
Tidak hanya itu, Prof Yusriani juga sebagai pemecah rekor di UMI sebagai satu-satunya ketua tim pemenang skema pengabdian kepada masyarakat multi tahun pendanaan DRTPM Kemendikbud Ristek 2023.
Pemacah rekor pemenang hibah pengabdian kepada masyarakat mono tahun pendanaan DRTPM Kemendikbud Ristek 2023 (3 judul pengabdian kepada masyarakat sebagai ketua dan anggota).
Selama berkarir di UMI Makassar, Prof Yusriani pernah mengemban amanah sebagai Kepala Laboratorium Komputer FKM UMI (2008-2012).
Ia juga pernah menjabat sebagai sekretaris Prodi Kesmas FKM UMI pada tahun 2012-2013 dan 2020-201).
Tidak hanya itu, Prof Yusriani pernah memegang jabatan sebagai Kepala Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI (2017-2021).
Kepala Sub Bagian Penelitian dan Publikasi RS Pendidikan Ibnu Sina Yayasan Wakaf UMI tahun 2021-2022. ***




