POJOKSULSEL, MAKASSAR - Potret Kantor DPRD Kota Makassar, di Jalan AP Pettarani Makassar, usai dibakar massa demonstrasi pada Jumat malam (29/8/2025).
Petugas Pemadam kebakaran masih berada di Kantor DPRD Kota Makassar. Bagian belakang gedung masih terlihat ada asap.
Di sisi kanan dan kiri dan depan Kantor DPRD Makassar ada puluhan rangka mobil. Semua hangus terbakar.
Baca Juga: Penerima Beasiswa Pemprov Sulsel Diumumkan 31 Agustus, Kuota Terbanyak untuk Jenjang S1
Setengah pagar depan Kantor DPRD Makassar roboh. Besinya hilang.
Selain itu, anggota TNI tampak mengatur lalu lintas di pertigaan Jalan AP Pettrani dan Jalan Letjen Hertaning Raya.
Banyak pengendara yang singgah untuk mengambil foto. Ada juga melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Zulfajri Basri Hasanuddin Jadi Bacalon Keenam Rektor Unhas, Punya Rekam Jejak 8 Tahun di Unsulbar
Ada dua tiang lampu penerangan jalan di Jalan AP Pettarani Makassar yang terbentang. Tidak jauh dari Kantor DPRD Kota Makassar.
Selain itu, Satgas kebersihan Kota Makassar juga sudah membersihkan sisa-sisa material yang berserakan di Jalan AP Pettarani.
Masih di ruas Jalan AP Pettarani, ada tumpukan sampah. Belum diangkut.
Kendaraan masih padat. Banyak pengendara yang terpaksa memutar balik untuk menghindari melintas di depan kantor DPRD Kota Makassar.
Kepadatan kendaraan sempat terjadi hingga pukul 08.30 WITA pada Sabtu pagi ini.
Pada insiden Kantor DPRD Makassar dibakar, ada tiga orang menjadi korban jiwa.
Mereka terjebak saat Kantor DPRD Makassar dibakar massa demonstran pada Jumat malam.
Kantor DPRD Makassar dibakar massa demonstran pada Jumat malam. Saat itu, massa berhasil masuk ke dalam Kantor DPRD. Awalnya melakukan perusakan kendaraan hingga berujung pada pembakaran gedung DPRD Kota Makassar.
Korban jiwa dalam persitiwa Kantor DPRD Makassar dibakar, adalah Abay (staf Humas DPRD Kota Makassar), Sarina (staf anggota DPRD Fraksi PDIP Andi Tenri Uji), dan Syaiful (Kepala Seksi Kesejahteraan Kecamatan Ujung Tanah).
***
Abay dan Sarina ditemukan dalam ruangan dengan kondisi meninggal dunia. Keduanya terjebak di tengah kobaran api.
Semetara itu, Syaiful melompat dari lantai empat gedung DPRD Kota Makassar saat kebakaran terjadi.
Syaiful sempat dilarikan ke RS Grestelina Kota Makassar. Namun, ia mengalami luka parah saat lompat dari gedung.
Syaiful mengembuskan nafas terakhir di RS Grestelina Makassar pada Jumat malam.




