POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menitip pesan kepada kafilah Sulsel, yang mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis Nasional (STQH Nasional) XXVIII tahun 2025.

Andi Sudirman Sulaiman, menekankan penguatan spritualitas saat bertanding di ajang STQH Nasional Kendari.

"Saya ingin sampaikan, bertanding itu sebenarnya bukan melihat lawan, bukan juga strategi. Tapi saya tekankan, perbanyak berdoa dan percaya diri," pesan Andi Sudirman Sulaiman saat melepas kafilah Sulsel ke ajang STQH Nasional Kendari.

Lebih lanjut, Gubernur Sulsel, mengatakan bahwa hasil terbaik sering kali datang dari kekuatan doa, bukan semata-mata dari kesiapan fisik dan teknik.

Baca Juga: Pengedar Sabu di Media Sosial di Maros Terancam 20 Tahun Penjara, Polisi Sita Sabu 6,43 gram

"Kadang-kadang kita lagi fit-fitnya, lagi bagus-bagusnya, ternyata lawannya lebih bagus. Kadang-kadang kita tidak lagi bagus, tapi doanya kita bagus. Berdoa saja, insya Allah tidak akan ke mana kalau rezeki," jelasnya.

Acara pembukaan STQH Nasional di Kota Kendari dijadwalkan berlangsung pada 11 Oktober 2025. Sulsel mengutus 22 peserta ke ajang tingkat nasional itu.

Diberitakan sebelumnya, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad mengatakan, berbagai cabang lomba STQH Nasional akan digelar tanggal 12 hingga 17 Oktober.

Menurut Abu Rokhmad, STQH Nasional kali ini akan memperlombakan sejumlah cabang di bidang tilawah, tahfidz, tafsir, dan hadis.

Baca Juga: Prof Apiaty Amin Syam Sampaikan Selamat kepada Amarun Agung Hamka Jelang Dilantik Jadi Sekda Parepare

Cabang tilawah dibagi dalam kategori anak-anak dan dewasa, putra maupun putri. Untuk tahfidz, terdapat golongan 1, 5, 10, 20, dan 30 juz.

"Sedangkan cabang tafsir diselenggarakan bagi putra dan putri dengan dasar tafsir yang beragam,” jelasnya.

Cabang hadis terdiri atas tiga kategori, yaitu hafalan 100 hadis beserta sanadnya, hafalan 500 hadis tanpa sanad.

Sementara itu, penulisan karya ilmiah hadis, yang menjadi inovasi baru dalam penyelenggaraan STQH tahun ini.

Abu Rokhmad menambahkan, jumlah peserta dan pendukung yang akan hadir di Kendari diperkirakan mencapai 3.921 orang.

Rinciannya, 1.027 peserta lomba, 663 peserta tambahan, 364 peserta cadangan, dan 1.500 orang pendamping, pelatih, panitia, serta ofisial.

Selain itu, akan hadir 72 orang Dewan Hakim, sekitar 250 pejabat pusat dan daerah termasuk para gubernur atau yang mewakili, serta 10 tamu dari luar negeri. ***