POJOKSULSEL, MAKASSAR - Guru besar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, kembali bertambah. Ia adalah Prof Hasyim Haddade.

Prof Hasyim Haddade adalah guru besar bidang Ilmu Pendidikan Islam. Ia merupakan guru besar ke-11 FUF UIN Alauddin Makassar.

Prof Hasyim Haddde menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang pengangkatan guru besar di UIN Walisongo Semarang pada 3 Februari 2024. Ia bersama Prof Abd Rahman dan Prof Barsihannor dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.

Pria kelahiran Kabupaten Soppeng, itu meraih gelar akademik tertinggi sebagai guru besar pada usia 49 tahun. Ia lahir pada 5 Mei 1975.

Baca Juga: Pj Wali Kota Akbar Ali Apresiasi Lapas Parepare Gelar Kegiatan Penandatangan Pembangunan Zona Integritas

Saat ini, Hasyim Haddade menjabat sebagai Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.

Ia pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar. Hasyim Haddade juga pernah mengemban amanah sebagai Wadek 3 Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Alauddin Makassar.

Fondasi keagamaan Hasyim Haddade sangat kuat. Sejak kecil dibina dalam lingkungan keagaaman yang kuat. Mulai dari MIS DDI Coppeng-Coppeng 1987.

Ia melanjutkan pendidikan ke MTs Yasrib Soppeng dan tamat 1990. Kemudian melanjutkan sekolah di MAS DDI Pattojo, tamat tahun 1993.

Baca Juga: Axioo Luncur Laptop Hype Series Tersedia 6 Varian, Performa Tinggi dengan Harga Kompetitif

Hasyim Haddade hijrah ke Kota Makassar. Ia melanjutkan pendidikan di IAIN Ujung Pandang dan selesai tahun 1997.

Hasyim Haddade kembali melanjutkan program magister di IAIN Alauddin Makassar dan selesai tahun 2000.

Hasyim Haddade menyandang gelar Doktor Ilmu Pendidikan Islam UIN Alauddin Makassar pada tahun 2014. Nilai IPK 3,85, sangat baik.

Ia mengatakan, pencapaian guru besarnya akan memberikan kontribusi positif terhadap UIN Alauddin Makassar, mulai dari akreditasi prodi hingga universitas.

"Saya ucapkan terima kasih semua pihak atas dukungannya, pencapaian ini akan memberikan kontribusi positif terhadap institusi kita yakni akreditasi Prodi hingga Universitas,” ujar Hasyim Haddade melansir uin-alauddin.ac.idi

Ia berharap bahwa bertambahnya jumlah Guru Besar ini akan menjadi kunci peningkatan akreditasi UIN Alauddin Makassar. ***