POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - BMKG Stasiun Klimatologi Maros mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologi di sejumlah daerah Sulsel.
BMKG Stasiun Klimatologi Maros terkait beberapa kabupaten/kota di Sulsel yang berpotensi mengalami kekeringan metereologi selama 10 hari kedepan.
Peringatan dini BMKG Stasiun Klimatologi Maros tersebut terhitung mulai Tanggal 1 hingga 10 September 2023 mendatang.
Baca Juga: Berapa Lama Masa Jabatan Penjabat Gubernur Sulsel? Apa Tugas dan Wewenangnya?
Bahkan, dua wilayah di Jeneponto, yakni Kecamatan Kelara dan Tarowang mendapatkan peringatan dini kategori awas.
"Kategori AWAS di Kecamatan Kelara dan Tarowang Kabupaten Jeneponto," demikian keterangan akun BMKG Stasiun Klimatologi Maros dikutip Pojoksulsel.com dari Instagram @iklim_sulsel, Jumat 1 September 2023.
Kekeringan meteorologi merupakan kekeringan yang disebabkan karena tingkat curah hujan suatu daerah di bawah normal.
Baca Juga: Sering Dikeluhkan Warga, 12 Ruas Jalan di Parepare Dibenahi, Dananya Rp6 Miliar
BMKG Stasiun Klimatologi Maros menerangkan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan berturut-turut (HTH), sebagian besar wilayah timur hingga tengah Sulsel masuk pada kategori Pendek (6 – 10 hari).
Sedangkan sebagian pesisir barat dan selatan Sulsel didominasi kategori Panjang (31-60 hari).
HTH terpanjang di Sulsel terjadi di Lokasi Bendungan Kelara Kabupaten Jeneponto.
Baca Juga: Yance Sayuri Target Main Bersama Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
"HTH terpanjang terjadi di lokasi Bendungan Kelara Kabupaten Jeneponto sebanyak 91 hari dengan kriteria Kekeringan Ekstrem," katanya lagi.
Air Baku Bendungan Lekopancing Menipis
Diberitakan sebelumnya, PDAM Makassar mengakui mengalami kekurangan stok air bersih beberapa pekan belakangan ini.
Baca Juga: Kike Linares Tak Masuk Skema Bernardo Tavares, PSM Makassar Rugi Rp 2,17 Miliar?
Salah satu penyebab menipisnya stok air bersih di PDAM Makassar, disebabkan situasi air baku di Bendungan Lekopancing saat ini sangat berkurang signifikan.
PDAM Makassar menyebutkan, hal ini juga merupakan imbas dari El Nino, yang merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi saat ini dan melanda sebagian besar wilayah di Indonesia.
Beberapa daerah yang mengalami kekurangan air bersih di Makassar yakni Kecamatan Ujung Pandang, Panakkukang, Makassar, Tallo, Ujung Tanah, Bontoala, Wajo, Tamalanrea, dan Biringkanaya.
Baca Juga: Kabar Baik! 73.309 Ton Pupuk Subsidi Tersedia Penuhi Kebutuhan Petani Sulsel
“Kekeringan tersebut berdampak langsung ke daerah tersebut, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," pungkas Dirut PDAM Makassar Beni Iskandar. ***



