POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Momen HUT RI ke 78 Pemprov Sulsel merupakan momen bahagia bagi guru dan siswa SMKN 2 Pangkep.

Bagaimana tidak, di sela-sela HUT RI ke 78 Pemprov Sulsel, dimana dilaunching mobil Jipand, atau mobil Jeep Andalan, yang merupakan karya dari para guru dan siswa SMKN 2 Pangkep.

Mobil Jipand atau Jeep Andalan ini dilaunching di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis 17 Agustus 2023.

Baca Juga: Danau Terdalam di Asia Tenggara, Jaraknya 600 Km dari Makassar, Kedalamannya 590 Meter

Bahkan mobil Jipand atau Jeep Andalan tersebut dipakai oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan empat petinggi TNI/Polri sebagai mobil inspeksi pasukan HUT RI ke 78.

Selain Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mobil tersebut ikut ditumpangi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso, Kapolda Sulsel Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso, Pangkoopsau II Marsma TNI AU Andi Kustoro dan Dantamal VI Laksma TNI Ivan Gatot Prijanto.

Mobil Jipand atau Jeep Andalan menggunakan mesin kekikian, yakni bertenaga listrik dengan 8.000 watt.

Baca Juga: Horeee... Sukses Kibarkan Merah Putih, Paskibraka Sulbar Dijanji Liburan ke Bali

Mobil ini dirakit mulai April 2023 lalu oleh guru dan siswa SMKN 2 Pangkep.

“Mobil Jipand atau Jeep Andalan merupakan upaya kita dalam merealisasikan instruksi dari Presiden Joko Widodo untuk menggunakan mobil bertenaga listrik kepada seluruh pejabat negara beserta jajarannya,” sebut Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Diketahui, SMKN 2 Pangkep melaksanakan kerjasama reparasi, build up, body repair, servis engine dengan beberapa perusahaan ternama yang memiliki lisensi.

Baca Juga: Kodam Hasanuddin Terima Bantuan 19 Unit Motor Ambulance dari Pemprov Sulsel

Menurut Sudirman Sulaiman, mobil Jipand atau Jeep Andalan dapat dikendalikan dari sebuah HP Android.

Selain itu, mobil ini juga memiliki tiga percepatan mesin, yakni sistem eco, normal dan sport.

Sudirman Sulaiman melanjutkan, mobil Jipand atau Jeep Andalan diketahui sangat irit untuk dipakai berkendara sehari-hari.

Baca Juga: 10 Cara Cepat Berhenti Merokok, Siapa Bilang Tidak Bisa?

"Dengan biaya Rp32.000, dapat menempuh jarak 120 km/jam dengan jarak tempuh 150-170 km,” beber Sudirman Sulaiman. 

Mobil listrik adalah kendaraan yang menggunakan motor listrik untuk menggerakkan roda, dengan energi yang disimpan dalam baterai.

Mobil listrik berbeda dari mobil bensin atau diesel yang menggunakan mesin pembakaran internal.

Baca Juga: Profil Brigjen Guruh Ahmad Fadiyanto, Kepala BNNP Sulsel yang Baru, Berpengalaman di Reserse

Mobil listrik dianggap lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi langsung saat digunakan.

Keuntungan lainnya termasuk efisiensi energi yang lebih tinggi dan biaya operasional yang lebih rendah dalam jangka panjang.

Namun, mobil listrik juga memiliki tantangan seperti jangkauan terbatas per pengisian baterai, serta keterbatasan infrastruktur pengisian yang masih sedang berkembang.***