POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemprov Sulsel memberikan perhatian pada perbaikan infrastruktur irigasi.
Perbaikan infrastruktur irigasi Pemprov Sulsel dianggarkan dengan skema multiyears selama tiga tahun ke depan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, anggaran realokasi Rp1,4 triliun Pemprov Sulsel, salah satunya diperuntukkan untuk perbaikan infrastruktur irigasi.
"Khusus untuk irigasi yang menjadi kewenangan provinsi dan mengalami kerusakan berat, kami telah mengusulkan perbaikan untuk 22.274 hektare," kata Andi Sudirman dikutip laman resmi Pemprov Sulsel.
Baca Juga: Wamendagri Bima Arya Sugiarto Bagikan Momen Naik Teman Bus di Kota Makassar
Ia mengatakan, Pemprov Sulsel juga mengusulkan program optimalisasi lahan irigasi dengan kebutuhan anggaran di atas Rp100 miliar.
"Itu untuk 10 lokasi irigasi di berbagai kabupaten,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya mempercepat pembangunan irigasi yang sudah memiliki kesiapan lahan dan kelengkapan dokumen teknis seperti CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) dan DED (Detail Engineering Design).
Pemprov Sulsel menargetkan pembangunan Daerah Irigasi (DI) seluas 40.000 hektare dengan anggaran sekitar Rp500 miliar.
Baca Juga: Profil Nataniel, Mahasiswa Unsulbar Berhasil Taklukkan Beasiswa Pertamina Gas Negara
Selain itu, Pemprov juga telah menyiapkan DED untuk membangun 100 embung yang menggunakan teknologi pompa tenaga surya.
"Dengan anggaran sekitar Rp500 miliar, kita bisa menyelesaikan pembangunan Daerah Irigasi (DI) seluas 40.000 hektare," katanya.
"Kami juga telah menyiapkan DED untuk pembangunan 100 embung dengan teknologi pompa tenaga surya,” jelas Andi Sudirman.
Selain itu, Gubernur Sulsel memaparkan kondisi irigasi di Sulsel. Hanya 27 persen kondisi baik.
Sementara itu, 41 persen rusak sedang hingga berat dan sisanya rusak ringan. ***




