POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemprov Sulsel meluncurkan rest area Andalan Hati yang tersebar di delapan titik jalur mudik strategis di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Rest area Andalan Hati Pemprov Sulsel memanfaatkan fasilitas Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di jalur utama perjalanan lintas kabupaten/kota selama periode mudik lebaran tahun 2026.

Kepala Biro Kesra Sulsel, Andi Munawir, mengatakan, rest area Andalan Hati dilengkapi dengan hidangan berbuka puasa bagi masyarakat.

"Kami menyiapkan kue-kue takjil dan minuman-minuman," sebut Andi Munawir.

Ia mengatakan, pemilihan masjid dengan fungsi tambahan sebagai lokasi rest area tidak hanya bertujuan menyediakan tempat singgah, tetapi juga beristirahat sejenak dari perjalanan panjang.

Baca Juga: BBMKG Analisis Cuaca Sulsel 13-30 Maret, Ini Daerah Terdampak Hujan pada Periode Mudik Lebaran

Resta area Andalan Hati di Kota Makassar dipusatkan di Masjid H. Fajar Rahmah di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Pemprov Sulsel juga menyiapkan dua rest are ke arah selatan Sulsel, yaitu Masjid Besar Raudhatusshalihin di Kabupaten Gowa dan Islamic Center Dato’ Tiro di Kabupaten Bulukumba.

Masjid Akbar Lappariaja di Kabupaten Bone dan Masjid Agung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) juga menjadi titik rest area Andalan Hati.

Untuk wilayah Toraja Utara, dua titik rest area berada di Masjid Besar Rantepao dan Masjid Nurul Jihad Lapandan.

Bagi masyarakat yang menuju wilayah Luwu Raya, Masjid Agung Syuhada Masamba di Kabupaten Luwu Utara juga disiapkan sebagai lokasi singgah bagi pemudik.

Baca Juga: Ramadan Berbagi, KAHMI Makassar Salurkan Sembako untuk Anak Panti dan Warga Dhuafa

Andi Munawir mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas rest area jika merasa lelah saat berkendara serta tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.

ementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menyampaikan bahwa Masjid Ramah Pemudik Sulsel bertambah, yaitu dari 492 menjadi 517. Ratusan masjid itu siap menyukseskan perjalanan mudik lebaran.

Ali Yafid mengatakan, ratusan Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di sepanjang jalur mudik lebaran Sulsel, siap memberikan pelayanan 24 jam.

Kehadiran posko Mudik di rumah ibadah ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam melayani masyarakat selama musim mudik.

li Yafid menegaskan kepada jajaran Satker di kabupaten/kota supaya terus memantau kesiapan Masjid Ramah Pemudik di wilayahnya.

Terutama, kata dia, Masjid Ramah Pemudik haru diberi tanda berupa baligho atau spanduk supaya diketahui oleh para pemudik.

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar (BBMKG Makassar) telah melakukan analisis prakiraan cuaca selama periode mudik lebaran 2026.

Cuaca Sulsel pada periode mudik lebaran diprediksi sebagian besar wilayah berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Plt Kepala BBMKG Makassar, Nasrol Adil mengatakan, BBMKG Wilayah IV Makassar memprediksi potensi cuaca yang terjadi pada periode mudik lebaran, mulai tanggal 13-30 Maret 2026.

Baca Juga: Syukuran Kantor Baru Kemenag Maros Diawali Barzanji, Nur Halik Jelaskan Anggaran Penataan Halaman

Prediksi potensi hujan di pesisir barat wilayah Sulawesi Selatan, mulai dari Kabupaten Pinrang, Kota Parepare, Barru, Pangkep, Maros, dan Kota Makassar.

Begitu juga dengan Sulsel di bagian selatan, meliputi Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, hingga Kepulauan Selayar juga berpotensi diguyur hujan selama periode mudik lebaran.

Selain itu, wilayah Enrekang dan Sidenreng Rappang diperkirakan mengalami hujan. Sementara Soppeng, Wajo, dan Bone diprediksi berawan, sedangkan Sinjai berpotensi hujan.

Di wilayah utara Sulawesi Selatan seperti Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Luwu, Luwu Utara hingga Luwu Timur juga diprediksi mengalami hujan selama periode mudik Lebaran. ***