POJOKSULSEL, MAKASSAR – Pemprov Sulsel tancap gas mempercepat digitalisasi layanan publik. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan High Level Meeting dan Asistensi Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2025 di Hotel The Rinra Makassar, Rabu (14/5/2025).
Sekprov Sulsel Jufri Rahman membuka kegiatan mewakili Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa agenda ini menjadi tonggak penting penerapan opsen pajak daerah di Sulsel. Implementasi ini merupakan amanat dari UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah.
Opsen pajak yang mulai diterapkan meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Targetnya jelas: pelayanan makin cepat, penerimaan daerah naik.
Baca Juga: 3 Agen Perubahan Dilantik, Program Gaspul Bakal Jadi Nafas Baru Pelayanan Kemenag Sulbar, Apa Itu?
Lebih jauh, Jufri Rahman juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara TP2DD provinsi dan kabupaten/kota. Ia mengajak seluruh elemen bersinergi mewujudkan transformasi digital yang merata.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas dukungannya selama ini. Selama tiga tahun terakhir, TP2DD Sulsel konsisten meraih predikat terbaik se-Sulawesi,” katanya.
Namun demikian, Jufri Rahman mengingatkan bahwa evaluasi harus tetap dilakukan.
Baca Juga: Sekolah Rakyat: Harapan Akar Rumput
Dalam kesempatan itu, Jufri Rahman juga menyinggung soal Championship TP2DD 2025 yang menekankan lima hal, yaitu peningkatan pelayanan publik, percepatan belanja daerah, kenaikan rasio pajak, penguatan kelembagaan, serta efektivitas koordinasi.
Kini saatnya kita lebih fokus menjalankan kegiatan berdasarkan Rencana Aksi dalam Peta Jalan ETPD masing-masing.
"Kita berharap Championship TP2DD berlanjut hingga 2031, karena program ini bukan hanya penting, tapi juga memperkuat sinergi pusat dan daerah,” imbuhnya.
Baca Juga: Bupati Majene Resmi Sandang Doktor Manajemen dari STIE AMKOP, Selamat Andi Achmad Syukri!
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Ricky Satria, berharap pertemuan ini dapat membantu pemerintah meningkatkan PAD, serta upaya dalam mempertahankan capaian di championship TP2DD.
"Mudah-mudahan hasil ini akan bertambah di Sulawesi Selatan, PAD meningkat, dan pemerintahnya digital di Kabupaten makin meningkat," ujarnya.
***




