POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) meminta kepada pihak catering Embarkasi Makassar untuk memperketat pengawasan makanan bawaan jemaah haji.

Asisten 1 Setda Provinsi Sulsel, dr Ishaq Iskandar, berharap agar catering Embarkasi Makassar memperhatikan barang bawaan jemaah haji, utamanya yang berasal dari daerah.

Ishaq Iskandar menjelaskan, calon jemaah haji dari daerah umumnya membawa bekal ke Asrama Haji Makassar. Sehingga perlu dilakukan antisipasi berupa pengecekan dan pengawasan terhadap makanan basi maupun kadaluwarsa.

"Yang kami harapkan semoga petugas catering dan yang lain juga harus menjaga antisipasi, tapi teruma memang dari daerah karena daerah itu kan biasanya bawa makanan-makanan sebagai bekalnya, ada burasa, ketupat dan lain-lain yang mungkin sudah basi sampai di sini, harus dijaga itu," kata Ishaq Iskandar kepada wartawan.

"Dan saya kira juga di sini akan ada pemeriksaan-pemeriksaan pengawasan makanan-makanan yang dibawa dari kampung tidak basi dan kadaluwarsa," tambahnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Wali Kota Parepare Terima Kunjungan Komisi III DPR RI

Pada kesempatan itu, Ishaq Iskandar mengatakan, apel siaga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar adalah upaya mempersiapkan secara matang dan kolaboratif Kementerian Haji dengan stakeholder terkait.

"Dari semua unsur sudah hadir, dan kita semua sudah menyatakan bahwa insyaallah Embarkasi Makassar siap melaksanakan tugas menerima calon-calon jemaah haji kita," katanya di Asrama Haji Makassar.

Ia menekankan poin-poin penting yang harus dijaga oleh PPIH, yaitu integritas, profesional, kekompakan dan kesabaran menghadapi jemaah haji.

"Kalau poin-poin penting tadi harus profesional, integritasnya, harus menjaga kekompakan, sabar menghadapi jemaah dan jelas harus koordinasi yang baik," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail memastikan kesiapan Embarkasi Makassar menyambut jemaah haji sudah 100 persen.

Baca Juga: Mensos Tegaskan Pemutakhiran Data Bansos Setiap Tiga Bulan, Minta Masyarakat Jangan Panik

"Kita buktikan dengan apel siaga, semua stakeholder yang tergabung dalam satu kesatuan PPIH Embarkasi Makassar siap melayani tamu-tamu Allah," kata Ikbal Ismail.

Ia menjelaskan, kloter pertama Embarkasi Makassar mulai memasuki Asrama Haji Sudiang pada Selasa, 21 April 2026 pukul 08.00 Wita. Sementara itu, kloter dua akan masuk pada pukul 11.00 Wita di hari yang sama.

Kloter 1 akan diberangkatkan ke pada Rabu, 22 April 2026 pukul 03.20 Wita dan kloter 2 diberangkatkan pukul 07.00 Wita di hari yang sama.

Ikbal Ismail mengatakan, total jemaah haji yang dilayani melalui Embarkasi Makassar berjumlah 16.750 orang yang tergabung dalam 43 kloter dari 8 provinsi.

"Kloternya 43 dari 8 provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat," katanya. ***