POJOKSULSEL, MAROS - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengalokasikan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) sebesar Rp165 miliar kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk mempercepat penurunan angka stunting.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Jufri Rahman, saat menghadiri Harganas tingkat Sulsel di Kabupaten Maros menyebutkan bahwa hingga saat ini, sekitar Rp52 miliar atau 31,73 persen dari anggaran tersebut telah terserap.
“Angka stunting di Sulsel masih cukup tinggi, yakni 27,4 persen, dan masih jauh dari target 14 persen. Oleh karena itu, kami mengerahkan segala daya upaya agar target ini dapat tercapai pada akhir 2024,” kata Jufri Rahman, Senin (2/9/2024).
Baca Juga: FORMASI LENGKAP Kuota 742 CPNS Kemenag Sulsel. Cek Link Pendaftaran di Sini
Mantan Kadis Pariwisata Sulsel ini mengungkapkan tingginya angka stunting disebabkan oleh intervensi yang kurang tepat pada kelompok sasaran prioritas, seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan, bayi, dan anak di bawah dua tahun.
Ia menambahkan, ketidakakuratan dalam mengidentifikasi kelompok-kelompok ini menyebabkan penggunaan sumber daya menjadi tidak efektif.
"Karena itu, penting untuk melakukan intervensi yang lebih tepat sasaran agar sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.
Baca Juga: Kemenag Sulsel Siapkan 254 Kuota Guru pada Penerimaan CPNS Tahun ini. Lihat Daftar 24 Formasinya!
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulsel, Shodiqin, menyebutkan Kabupaten Maros dipilih sebagai tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat provinsi karena berhasil menurunkan angka stunting hingga 18 persen.
"Penanganan stunting di Maros sangat baik. Saat ini angka stunting di kabupaten tersebut tersisa 18 persen,” katanya.
Shodiqin menambahkan, beberapa langkah sedang dilakukan untuk menurunkan angka stunting, antara lain dengan meningkatkan pendewasaan usia perkawinan dan mencegah kehamilan muda maupun tua.
Baca Juga: Studi Agama Agama Raih Akreditasi Unggul, Ini Sederet Prodi Unggul di UIN Alauddin Makassar
Ia juga menilai bahwa peringatan Harganas tahun ini di Maros merupakan yang paling meriah.
"Peringatan kali ini sangat istimewa, peserta jalan santainya bahkan mencapai 14.000 orang," ujarnya.
Peringatan Harganas tingkat Provinsi Sulsel ke-31 dipusatkan di Lapangan Upacara Pallantikang, Pemkab Maros, dan berlangsung selama dua hari, pada 1-2 September 2024.
***




