POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar (Pemkot Makassar) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar menyalurkan bantuan sosial bagi keluarga korban kerusuhan di Kantor DPRD Makassar.

Sekda Makassar Andi Zulkifly didampingi Tenaga Ahli Hudli Huduri, Ketua FKIJK Sulselbar Muhammad Muchlasin, serta jajaran Pemkot Makassar menyerahkan santunan di Ruang Sipakale’bi, Balai Kota Makassar. Tragedi kantor DPRD Makassar yang menelan empat korban jiwa itu meninggalkan duka mendalam, terutama karena seluruh korban merupakan pegawai Pemkot Makassar.

“Atas nama pemerintah kota, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian FKIJK Sulselbar. Tragedi ini duka besar, bukan hanya bagi keluarga almarhum, tetapi juga bagi Pemkot Makassar,” ujar Andi Zulkifly, Rabu (18/9/2025).

Baca Juga: Mahasiswa dari 759 Kampus Serbu Pertamuda Seed and Scale 2025, Ribuan Ide Bisnis Kreatif Masuk

Andi Zulkifly menekankan pentingnya keamanan sebagai kunci pertumbuhan ekonomi. “Makassar mencatat pertumbuhan 5,6 persen di triwulan kedua tahun ini, tetapi semua itu tak berarti tanpa situasi kota yang aman,” ucapnya.

Zulkifly menambahkan, Pemkot berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk mengusut tuntas peristiwa pidana tersebut.

Presiden RI bahkan memerintahkan sejumlah menteri turun langsung meninjau dan menyiapkan bantuan pemulihan fasilitas DPRD yang rusak.

Baca Juga: Sulsel Dapat Kuota Jargas, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Apresiasi Dukungan Kementerian ESDM

Ketua FKIJK Sulselbar Muhammad Muchlasin menegaskan komitmen industri jasa keuangan untuk hadir di tengah masyarakat, tak hanya dalam layanan bisnis, tetapi juga saat musibah.
“Kami tumbuh di Makassar, jadi sudah sepatutnya kami peduli pada masyarakat sekitar,” katanya.

FKIJK juga mengajak lembaga keuangan memperkuat kepedulian sosial dan membantu pemulihan ekonomi warga.

Dengan kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan Makassar bisa bangkit dari duka serta menjaga stabilitas kota. ***