POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pengurus Wilayah Muslimat NU Sulawesi Selatan atau PW Muslimat NU Sulsel siap bersinergi dengan Kanwil Kemenag Sulsel

Hal itu disampaikan Ketua PW Muslimat NU Sulsel Prof Majdah M Zain saat menemui Kepala Kanwil Kanwil Kemenag Sulsel H Ali Yafid, Rabu (22/1/2025).

Prof Majdah didampingi Sekretaris Muslimat NU Sulsel Prof Mardyawati beserta rombongan, menemui Ali Yafid di ruang kerjanya.

Baca Juga: Profil Kamaruddin Amin, Mantan Warek IV UIN Alauddin Makassar Jabat Sekjen Kemenag RI

Prof Majdah menawarkan kerja sama bidang pembimbingan haji dan umrah dengan Kanwil Kemenag Sulsel.

Layanan bidang haji dan umrah adalah salah satu layanan milik Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Sulsel.

Prof Majdah juga menawarkan kerja sama pencegahan stunting dan bimbingan perkawinan (Bimwin).

Baca Juga: Profil Dr Umar Sulaiman, Profesor Baru UIN Alauddin Makassar Bidang Sosiologi

"Ini yang belum jalan. Mungkin kita bisa bersinergi, termasuk untuk pencegahan stunting, serta bimbingan perkawinan (Bimwin)," kata Prof Majdah dalam siaran pers.

Pada kesempatan yang sama, Prof Majdah juga memaparkan layanan lain Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Sulsel.

Seperti pembinaan lansia, bidang pendidikan, kesehatan, dan bidang dakwah.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Guru Besar UIN Alauddin Makassar Akan Dilantik sebagai Sekjen Kemenag RI

"Kami berharap arahan Pak Kanwil karena mungkin ada program yang bisa disinergikan dan dikerjasamakan," kata Prof Majdah.

"Selain dakwah Aswaja, Muslimat NU Sulsel juga bergerak di bidang pembinaan anak, perempuan, bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan,” tambah mantan Rektor UIM itu.

Pada kesempatan itu, Prof Majdah juga melaporkan rencana keikutsertaan PW Muslimat NU Sulsel pada Kongres XVIII Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU.

Kongres Muslimat NU akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 12 Februari 2025 mendatang.

Sementara itu, Ali Yafid menyambut baik rencana kerja sama dengan PW Muslimat NU Sulsel.

Baca Juga: Prof Firdaus Hamid Alumnus SMAN 5 Makassar, Jabat Guru Besar FK Unhas di Usia 45 Tahun

Terlebih Ali Yafid merupakan kader Nahdlatul Ulama. Ia mendorong kerja sama bidang agama, pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Ia mengatakan, layanan keagamaan, pendidikan dan haji banyak bersentuhan dengan masyarakat.

Seperti pembinaan majelis taklim, pembinaan kesejahteraan keluarga, ekonomi keumatan, dan Bimwin pra nikah berada di bidang Urais.

Baca Juga: Danny Pomanto Ditemui Wawali Kota Maniwa Jepang, Bahas Tindaklanjut Rencana Kerja Sama Dekarbonisasi

"Juga pendampingan ekonomi bekerjasama Baznas melalui program Zakat Sakinah,” kata Ali Yafid.

Ali Yafid mengajak Muslimat NU Sulsel dan Kanwil Kemenag Sulsel, kerja sama terkait sertifikasi pembimbing ibadah haji

***