POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Majelis Ulama Indonesia atau MUI Sulsel angkat bicara terkait viralnya buaya di Cimory Dairyland Gowa.

Terlebih, buaya di Cimory Dairyland Gowa menerkam tangan seorang kakek yang juga sebagai hewan buas tersebut.

MUI Sulsel ikut menyayangkan peristiwa tersebut. Terlebih, kakek memberi makan pada buaya yang katanya sebagai keluarganya.

Baca Juga: Pendaftaran Akademi TNI 2025 Dibuka Mulai 1 Maret! Siapkan Dokumen, Fisik, dan Mental dari Sekarang

Menyikapi hal itu, Sekertaris Komisi Fatwa MUI Sulsel Dr KH Syamsul Bahri Abd Hamid Lc MA mengaku turut perhatian dengan dengan peristiwa naas yang terjadi di Cimory Dairyland Gowa.

Menurut Syamsul Bahri Abd Hamid, sangat mustahil dan tidak masuk akal kalau ada kepercayaan yang menganggap buaya adalah keluarga dan garis keturunan manusia.

Terlebih dalam ajaran Agama Islam, manusia merupakan keturunan jelas dari Nabi Adam As hingga saat ini.

Baca Juga: Siapa Husniah Talenrang? Bagaimana Sosok dan Profilnya? Hari Ini Dilantik Jadi Bupati Gowa

"Sehingga tidak betul ada manusia yang mempunyai keturunan dari binatang tertentu," sebut Syamsul Bahri Abd Hamid.

Begitu pun dari dari segi ilmu pengetahuan, diketahui kalau manusia tidak memiliki gen keturunan dari binatang atau makhluk tertentu.

Syamsul Bahri kemudian mengutip Q.S.At-Tin : 4 yang artinya "Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

Baca Juga: 23 Kepala Daerah Sulsel Dilantik Prabowo Hari Ini: Cek Daftar Nama dan Susunan Acara Pelantikan

Ayat ini menjelaskan kalau manusia adalah makhluk yang paling mulia dan sempurna yang diciptakan oleh Allah Swt, sehingga tidak ada satupun makhluk setara dengannya.

MUI Sulsel pun akan terus berupaya untuk memberi dorongan dan informasi agar masyarakat lebih memperkuat Ilmu agama.

Diberitakan sebelumnya, kakek diterkam buaya di Cimory Dairyland Gowa tersebut bernama
Baco Daeng Rani (60).

Baca Juga: Potret Munafri dan Aliyah Jelang Pelantikan di Istana Negara Hari Ini

Tangan kanan Kakek Baco Daeng Rani mengalami luka parah usai diterkam buaya Cimory Dairyland Gowa, Senin 17 Februari 2025 malam lalu.

Tangan kanannya harus dibalut perban putih usai menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

***