POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H Muh Tonang menjelaskan persiapan haji 1445 H/2024 M. Salah satunya proses jemaah calon haji (JCH) saat berada di Aula Asrama Haji.

Muh Tonang mengatakan, seluruh perlengkapan JCH selama melakukan ibadah haji diselesaikan di aula Asrama Haji dalam waktu dua jam.

"Proses di aula Asrama Haji nanti kita gunakan cuma dua jam. Seluruh kepentingan, mulai dari gelang, cek kesehatan, dan Paspor selesai di aula," kata Muh Tonang.

Baca Juga: Bahtiar Baharuddin Ingatkan Tanggap Darurat Penanganan Lingkungan Tak Dilakukan Ala Kadarnya

Muh Tonang mengatakan, JCH akan diarahkan untuk lebih banyak melakukan istirahat sebelum berangkat ke Tanah Suci.

"Untuk di asrama haji, menetralisir jemaah haji yang akan berangkat dengan karantina 24 jam," kata Muh Tonang.

Asrama haji dijadikan tempat sebagai karantina jemaah haji. Untuk mengecek kepastian berangkatan atau tidak ke tanah suci. Mulai dari kesehatan hingga dokumen.

Baca Juga: Ketua Komda Gojukai Sulsel Agus Salim Siap Gelar Jaksa Agung Cup II

Pada kesempatan yang sama, Muh Tonang memastikan ada pengetatan di Asrama Haji Embarkasi Makassar.

Akan dibuatkan pengamanan mulai dari ring 1, 2, dan 3 dengan menunjukkan id card. Selain petugas, tidak boleh masuk aula.

"Biar panitia kalau sudah tidak berkepentingan supaya tidak berada di aula untuk menjaga kenyamanan jemaah calon haji," ujar Muh Tonang.

Baca Juga: Ketua Gelora Bakal Calon Wakil Bupati Pertama Kembalikan Formulir ke NasDem Polman

Ia mengatakan, seremoni pelepasan JCH hanya dilakukan pada kloter satu. Setelah itu sudah tidak ada lagi proses pelepasan.

Adapun kesiapan sarana dan prasarana Asrama Haji sudah dicek mulai aula, wisma, penataan parkir, masjid, dan transportasi untuk mobilitas JCH selama di asrama haji.

Sebagai pemantapan, apel siaga akan digelar pada 10 Mei. Kloter pertama mulai masuk asrama haji pada tanggal 11 Mei. ***