POJOKSULSEL, MAKASSAR - Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 mendapat kejutan pada pembukaan ajang tersebut di Lapangan Karebosi, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026).
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyiapkan satu paket umrah untuk juara umum MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.
Sedangkan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional yang juga Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh memberikan beasiswa pendidikan S2 dan S3 kepada peserta MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Selain paket umrah, Andi Sudirman Sulaiman juga menyiapkan tiga unit motor listrik dan 10 unit sepeda listrik sebagai hadiah bagi peserta MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.
Hadiah tersebut disiapkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para peserta yang mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.
Baca Juga: Satu Lagi Perempuan Jadi Kepala Kantor Urusan Agama di Sulsel, Ini Potret Nurfadhilah Haris
Sementara itu, Zudan Arif Fakrulloh memberikan kejutan berupa beasiswa pendidikan melalui sesi interaktif bersama peserta.
Beasiswa yang diberikan berupa kesempatan mengikuti pendidikan secara digital di Asia University, Malaysia, untuk jenjang S2 dan S3.
Dalam sesi tersebut, beasiswa S2 berhasil diraih peserta dari Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Sementara beasiswa S3 diberikan kepada peserta perwakilan Provinsi Sulawesi Barat.
Keduanya berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan Zudan dengan tepat.
Pengumuman hadiah dan beasiswa tersebut mendapat sambutan antusias dari para kafilah yang hadir dalam pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.
Baca Juga: Ada Siswa Spanyol Belajar Setahun di MAN 1 Makassar, Ternyata Ini Tujuannya
Menag: Jangan Hanya Kejar Piala
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengatakan MTQ KORPRI tidak boleh hanya dimaknai sebagai ajang untuk mendapatkan piala.
Menurutnya, terdapat tiga hal yang harus menjadi hasil utama penyelenggaraan MTQ, yakni semakin kuatnya kedekatan spiritual ASN dengan Al-Qur'an, meningkatnya integritas dan kualitas pelayanan publik, serta semakin eratnya persaudaraan antaraparatur dari seluruh Indonesia.
"Saya berharap MTQ VIII KORPRI melahirkan tiga jejak nyata: semakin kuat kedekatan spiritual ASN dengan Al-Qur'an; semakin kokoh integritas dan kualitas pelayanan publik; serta semakin erat persaudaraan aparatur dari seluruh Indonesia," kata Nasaruddin.
Ia menegaskan keberhasilan MTQ tidak hanya dilihat dari jumlah piala yang dibawa pulang peserta.
"Ukuran keberhasilan MTQ ini bukan hanya berapa banyak piala yang dibawa pulang, melainkan berapa banyak nilai Al-Qur'an yang ikut pulang dan hidup di kantor-kantor pemerintahan," ujarnya.
Nasaruddin meminta peserta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Eks Anggota Paskibraka Nasional 2023 Asal Sulsel-Sulbar Lolos Akmil dan Akpol, Ini Orangnya
"Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai bacaan yang kita lantunkan, ilmu yang kita pahami, nilai yang kita hayati, akhlak yang kita tampilkan, dan pedoman yang kita wujudkan dalam pengabdian," katanya.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 diikuti 117 kafilah yang terdiri dari 38 kafilah provinsi dan 79 kafilah kementerian/lembaga. ***




