POJOKSULSEL, MAKASSAR - Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi berdiri. Prof Dr Salengke MSc didapuk sebagai dekan pertama.

Ada enam program studi (Prodi) yang tergabung dalam Fakultas Teknologi Pertanian Unhas, yaitu tiga prodi sarjana dan tiga prodi magister

Tiga prodi sarjana Fakultas Teknologi Pertanian Unhas, yaitu Teknik Pertanian, Ilmu dan Teknologi Pangan, dan Teknologi Industri Pertanian.

Sementara itu, tiga program studi magister, yakni Keteknikan Pertanian, Ilmu dan Teknologi Pangan, serta Teknik Agroindustri.

Baca Juga: 21 Ribu KPM di Kabupaten Maros Terima Bantuan Beras dari Bulog Makassar

Prof Salengke menegaskan, FPT Unhas punya sumber daya manusia (SDM) yang cukup.

Itu lantaran pengajuan pendidikan FPT Unhas itu sudah dimulai sejak tahun 2013. Sebelum Unhas masuk PTNBH.

Perjalanan panjang 12 tahun itu terealisasi. Kini, FPT Unhas telah menjadi fakultas ke 17 di kampus merah.

"SDM kita sudah cukup kuat," kata Prof Salengke dikutip dari rilis Humas Unhas.

Baca Juga: 15 Pejabat Eselon II Pemprov Sulbar Dilantik, Herdin Ismail Jabat Kepala BKD, Arianto Sekretaris DPRD

Prof Salengke menjelaskan, embrio FPT Unhas itu sudah ada sejak tahun 1978-1980. Saat itu, dalam bentuk program studi. Lalu naik jadi departemen.

"Kita juga akan merekrut tenaga pengajar baru untuk memperkuat pengembangan ke depan, khususnya pada bidang-bidang strategis," katanya.

Prof. Salengke menjelaskan bahwa mahasiswa yang sebelumnya berada di bawah naungan Fakultas Pertanian akan langsung dialihkan ke FTP, meskipun secara administratif masih menyesuaikan pada sistem PDDIKTI.

Ia juga menegaskan bahwa FTP akan bergerak dalam bidang teknologi yang mendukung sektor produksi di lapangan dan mendorong hilirisasi sebagai program strategis pemerintah.

Sebagai dekan transisi yang akan bertugas hingga Maret tahun depan, Prof. Salengke berharap FTP bisa segera bangkit dan berkembang menjadi fakultas unggulan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian melalui pendekatan teknologi dan inovasi.

Sebagai dekan pertama, ia menegaskan akan memprioritaskan konsolidasi internal, khususnya dalam perencanaan dan pemenuhan fasilitas.

Gedung eks Fakultas Teknik telah disiapkan sebagai lokasi operasional FTP, yang saat ini tengah dalam tahap renovasi.

Proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan inovasi harus tetap berjalan secara massif meskipun telah berpisah dari induknya, Fakultas Pertanian.

Baca Juga: Gedung Megah RS UIN Alauddin Siap Difungsikan, Peresmian oleh Menag Nasaruddin Umar 24 Juli

“Dalam dua minggu ke depan, kita sudah mulai beroperasi di gedung baru. Saya ingin memastikan tidak ada proses yang terhambat, karena ini adalah masa transisi yang harus kita lewati dengan cepat dan solid,” tambahnya.
***