POJOKSULSEL, MAKASSAR - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, meninjau Pasar Terong dan toko retail Baji Pamai di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (4/3/2026).

Mendag Budi Santoso mengawali kunjungannya di Pasar Terong Makassar. Dilanjutkan ke Toko Baji Pamai di Jalan Ranggong.

Mendag Budi Santoso didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat mengunjungi Pasar Terong dan Toko Baji Pamai.

"Tadi kita bersama pak Gubernur pak Walikota tadi kita ke pasar rakyat. Tadi kita cek harga-harga bagus ya," kata Mendag Budi.

Ia mengatakan, harga bahan pangan di Pasar Terong Makassar relatif stabil.

Baca Juga: Bona Fide Bagian 14: Surat dari Prof. Irawan Yusuf, Guru Besar Fisiologi Fakultas Kedokteran Unhas

"Semua harga terkendali kemudian pasokan juga terjamin ya," katanya.

Ia menyampaikan harga-harba bahan pangan di Pasar Teros Makassar. Harga telur Rp30.000 per kilogram
 
Menariknya harga ayam pedaging di Pasar Terong Makassar dijual di bawah bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Kemudian ayam Rp38 ribu. Padahal HET-nya Rp 41 ribu, itu kan bagus," katanya.

Sementara itu, harga bawang putih, dan bawang merah Rp35.000. Gula pasir Rp16.500 per Kg. Sementara MinyaKita Rp15.700 per liter.

Baca Juga: Kelas Pintar Hadirkan Teknologi AI, Permudah Asesmen dan Belajar Mandiri

Begitu juga dengan stok bahan pokok di Toko Baji Pamai Makassar yang banyak selama Ramadan. Harganya pun sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. 

"Kemudian yang kedua di supermarket, seperti di Baji Pamai Makassar, semua juga kebutuhan pokoknya terjamin barang-barangnya ada, harga juga sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," kata Mendag Budi.

"Jadi tadi kita lihat minyak goreng semua stok melimpah, beras juga dari beras premium sampai sphp juga ada semuanya," tambahnya.

Budi Santoso mengatakan, pemerintah ingin memastikan bahwa harga dan pasokan bahan pokok terjamin selama Ramadan dan Lebaran Idul Fitri.

Baca Juga: Warga Mudik Diimbau Lapor RT-RW, Appi Dorong Peningkatan Siskamling saat Libur Idul Fitri

Karena itu, Kemendag akan mengintensifkan koordinasi dengan kepala daerah untuk menjaga pasokan dan harga. Ia meminta kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir terkait pasokan dan harga bahan pokok.

"Jadi kami dengan pak Gubernur wali kota dan seluruh perangkat daerah terus akan berkomunikasi," katanya. ***