POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Makassar, H. Muhammad, mengingatkan peserta didik madrasah agar mempersiapkan diri menjadi generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan itu disampaikan H. Muhammad saat menjadi pembina upacara hari pertama masuk sekolah usai libur kalender akademik di Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 3 Kota Makassar, Senin (13/7/2026).

Dalam amanatnya, H. Muhammad menegaskan madrasah memegang peran strategis dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing untuk menyongsong 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada 2045.

"Harapan bangsa ada di pundak kalian. Generasi madrasah harus lebih hebat dari generasi kami. Madrasah bukan hanya mencetak anak yang cerdas, tetapi juga memiliki karakter mulia dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju," tegasnya.

Menurutnya, ada tiga kompetensi utama yang harus dimiliki peserta didik, yakni pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan karakter (attitude). Ketiga aspek tersebut harus berkembang secara seimbang agar lulusan madrasah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

Baca Juga: Perempuan: Penentu Demokrasi yang Belum Menentukan

H. Muhammad juga mengingatkan para guru dan tenaga kependidikan agar terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kerja sama yang solid di bawah kepemimpinan Kepala MAN 3 Kota Makassar.

Ia menilai guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik sehingga dibutuhkan komitmen dan kekompakan seluruh warga madrasah.

Selain itu, H. Muhammad menyoroti pentingnya disiplin dalam proses belajar, termasuk penggunaan teknologi secara bijak di lingkungan sekolah.

Ia menegaskan siswa tidak diperkenankan menggunakan telepon genggam selama jam pelajaran, kecuali untuk kebutuhan pembelajaran.

"Gunakan teknologi untuk belajar, bukan sekadar bermain gim atau media sosial," pesannya.

Baca Juga: Daftar Lengkap 13 Pejabat Baru IAIN Bone, Termasuk Empat Kepala Laboratorium

Di hadapan para siswa, H. Muhammad juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.

Ia meminta seluruh peserta didik memanfaatkan kesempatan belajar di MAN 3 Kota Makassar dengan sebaik-baiknya, mengingat banyak calon siswa yang belum memperoleh kesempatan diterima di madrasah tersebut.

Menutup amanatnya, H. Muhammad berpesan kepada seluruh guru agar selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam mendidik peserta didik.

"Didiklah anak-anak kita dengan cinta. Apa pun kesalahan mereka, jangan pernah menggunakan kekerasan. Anggaplah seluruh peserta didik sebagai anak kandung kita sendiri. Dengan kasih sayang, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Upacara perdana pascalibur akademik itu berlangsung tertib dan penuh semangat, sekaligus menjadi momentum memperkuat disiplin, meningkatkan prestasi, serta menanamkan nilai-nilai karakter sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.

Upacara diikuti Kasi Pendidikan Madrasah Andi Ahmad Ali Inani, Kepala MAN 3 Kota Makassar Zulfikah Nur, jajaran wakil kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa. ***