POJOKSULSEL, MAKASSAR - Masjid Kubah 99 Asmaul Husna di Kawasan CPI Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diresmikan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (20/8/2023).
Peresmian Masjid Kubah 99 Asmaul Husna diawali dengan Sulsel mengaji pada Minggu subuh.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel Andi Darmawan Bintang meluruskan terkait nama masjid di kawasan CPI itu.
Baca Juga: Kabar Duka! Laila Atika Sari, Mahasiswi IPB Meninggal Usai Terbakar di Laboratorium Saat Penelitian
Andi Darmawan Bintang mengatakan, masjid yang diresmikan oleh Gubernur Sulsel adalah Masjid Kubah 99 Asmaul Husna. Bukan, Masjid 99 Kubah Asmaul Husna.
"Kita luruskan bahwa nama masjid ini Kubah 99 Asmaul Husna," kata Andi Darmawan Bintang.
Ia menjelaskan, rencana pembangunan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna dimulai sejak tahun 2016. Era kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo sebagai Gubernur Sulsel.
"Desain yang dibuat oleh Gubernur Jawa Barat saat ini Ridwan Kamil," kata Andi Darmawan Bintang.
Baca Juga: MKC Siap Gelar 17th Makassar Koi Show 2023, Ini Jadwalnya
Luas lahan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Makassar sekitar 2 hektare. Sementara luas bangunan masjid jika diukur dari basemant mencapai 1 hektare.
"Bangunan struktur ditopang oleh 40 pancang berukuran 50 cm dengan kedalaman 10 meter," kata Andi Darmawan Bintang.
Sementara itu, Gubernur Sulsel And Sudirman Sulaiman mengatakan, Masjid Kubah 99 Asmaul Husna yang diresmikannya adalah aset Pemprov Sulsel.
Ia mengatakan, semua pelataran sudah dirampunkan.Sementara, jalan lingkar masih dalam pengerjaan.
Baca Juga: Innalillah! 2 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Mobil Pikap di Bone
Meski demikian, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Masjid Kubah 99 butuh perawatan intensif.
"Tapi ini memang butuh intens perawatan karena materialnya memang harus dirawat," kata Andi Sudirman Sulaiman.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel menegaskan kepada para pengurus agar aktivitas di Masjid Kubah 99 Makassar tidak terafiliasi dengan kegiatan politik maupun golonga tertentu.
"Tetapi di sini ditekankan lagi, indikas-indikasi segala macam untuk tidak masuk di Masjid Kubah. Ini masjid untuk ibadah," katanya. ***




