POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Polda Sulawesi Selatan. Total 21 personel mengalami pergeseran jabatan, mulai dari Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel hingga Kapolres jajaran.
Mutasi tersebut tertuang dalam empat Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST/2781A, ST/2781B, ST/2781C, dan ST/2781D/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan serta peningkatan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas di Polda Sulsel.
Salah satu rotasi yang menjadi perhatian adalah penunjukan Kombes Pol Pria Budi sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel.
Baca Juga: Hadiri Puncak Hari Ibu Sulsel, Aliyah Mustika Ilham Tekankan Peran Perempuan Bangun Generasi Unggul
Pria Budi sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Kurikulum Lemdik Polri dan dikenal sebagai mantan Kapolres Parepare.
Ia menggantikan Kombes Pol Karisman yang kini mendapat penugasan baru sebagai Kabagrenops Robinops Stamaops Polri.
Selain jabatan Dirlantas, mutasi juga menyasar posisi Kapolres. AKBP Jamal Fathur Rakhman ditunjuk sebagai Kapolres Sinjai menggantikan AKBP Harry Azhar Hasry yang mendapat amanah baru sebagai Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri.
Baca Juga: Maros Tuan Rumag Musda ABPEDNAS Sulsel, Tujuh DPC Hadir!
Sementara itu, jabatan Kapolres Jeneponto kini diemban AKBP Haryo Basuki menggantikan AKBP Widi Setiawan yang dimutasi ke Lemdiklat Polri.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran struktural.
“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme, kinerja, serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujar Didik Supranoto dikutip laman Polda Sulsel.
Baca Juga: Hari Ibu 2025, Wakapolres Polman Restu Indra Pamungkas Soroti Peran Ibu Bentuk Generasi Bangsa
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan pejabat lama maupun pejabat baru di lingkungan Polda Sulsel.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya jika ada pihak yang mengaku sebagai pejabat Polri dan meminta sesuatu. Apabila menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke kepolisian terdekat,” tegas Didik Supranoto.
Selain itu, mutasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis lainnya, mulai dari Karo SDM, Kabidkum, hingga direktur di beberapa satuan kerja.
Seluruh rangkaian mutasi ini diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat Sulawesi Selatan. ***




