POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Sebanyak 13 kabupaten kota di Sulsel diminta siaga kekeringan ekstrem dalam beberapa pekan kedepan.

BMKG Stasiun Klimatologi Maros mengeluarkan peringatan dini potensi kekeringan ekstrem yang akan terjadi di sejumlah daerah Sulsel.

Sebanyak 13 kabupaten/kota di Sulsel berpotensi mengalami kekeringan ekstrem selama 10 hari kedepan dengan kategori siaga.

Baca Juga: Berapa Lama Masa Jabatan Penjabat Gubernur Sulsel? Apa Tugas dan Wewenangnya?

Mulai dari Bantaeng, Barru, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Selayar, Makassar, Parepare, Maros, Pangkep, Pinrang, Soppeng, serta Takalar.

Untuk Kota Makassar meliputi Kecamatan Panakkukang.

Sedangkan di Kabupaten Gowa, peringatan dini kekeringan ekstrem akan terjadi di wilayah Bontolempangang, Bungaya, dan Tompobulu.

Baca Juga: Sering Dikeluhkan Warga, 12 Ruas Jalan di Parepare Dibenahi, Dananya Rp6 Miliar

Kabupaten Maros kekeringan ekstrem diperkirakan terjadi di wilayah Bantimurung, Cenrana, Mandai, Marusu, Simbang, Tompobulu, dan Turikale.

Di Kabupaten Pangkep, kekeringan ekstrem diperkirakan bisa terjadi di Balocci, Bungoro, Labbakkang, Mandalle, Misana Tene, dan Pangkajene.

Untuk Takalar, Stasiun Klimatologi Maros memprediksi, kekeringan ekstrem terjadi di Galesong Utara, Mappakasunggu, Pattallassang, Polongbangkeng Selatan, dan Polongbangkeng Utara.

Baca Juga: Yance Sayuri Target Main Bersama Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Sedangkan dua wilayah di Jeneponto, yakni Kecamatan Kelara dan Tarowang mendapatkan peringatan dini kategori awas dari Stasiun Klimatologi Maros.

"Kategori AWAS di Kecamatan Kelara dan Tarowang Kabupaten Jeneponto," demikian keterangan akun resmi BMKG Stasiun Klimatologi Maros dikutip Pojoksulsel.com dari Instagram @iklim_sulsel, Jumat 1 September 2023. ***