POJOKSULSEL, MAKASSAR - Juara Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) kembali memperkuat Kafilah Sulsel di ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis Nasional (STQH Nasional). Ia adalah Abdalbari Yousef Mohammad Saamk.
Abdalbari Yousef Mohammad Saamk mewakili Kafilah Sulsel di STQH Nasional pada cabang lomba hafalab 30 juz putra.
Sebelum memperkuat Kafilah Susel di STQH Nasional, Abdalbari Yousef Mohammad Saamk berhasil menyabet medali emas di MTQMN 2025, di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin di awal Oktober.
Abdalbari Yousef Mohammad Saamk merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 2023.
Baca Juga: Amarun Agung Hamka Resmi Jabat Sekda Parepare, Tasming Hamid: Amanah Ini Cukup Besar
Prestasi yang dicapai Abdalbari Yousef Mohammad Saamk menjadi semangat bagi Kafilah Sulsel di STQH Nasional Kendari.
“Alhamdulillah, seluruh peserta sudah terdaftar dengan baik. Kami mohon doa masyarakat Sulawesi Selatan agar para kafilah dapat tampil maksimal dan membawa hasil terbaik untuk daerah,” ujar Ketua Tim Teknis Kafilah Sulsel H. Wahyadi dikutip laman Kemenag Sulsel.
Total peserta yang memperkuat kafilah Sulsel di ajang STQH Nasional sebanyak 22 orang. Mereka secara resmi dilepas oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Hari pertama STQH Nasional Kendari, Minggu (12/10/2025) dua peserta Sulsel telah tampil untuk cabang komba tilawah Alquran anak-anak putri dan karya tulis ilmiah Alquran (KTIH) putra.
Baca Juga: Sekda Sulsel Apresiasi Langkah Strategis Menteri Pendidikan dalam Pemerataan Kualitas Pendidikan
Peserta pertama dari Sulsel, Afifa Qarira, tampil di venue panggung utama (ex MTQ Kendari) sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WITA.
Sementara itu, pada cabang KTIH putra, Sulsel diwakili oleh Suswandi yang mengikuti lomba mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA.
Wahyadi menyampaikan apresiasi atas semangat peserta yang tampil di hari pertama pelaksanaan STQH Nasional 2025.
“Kami bersyukur kafilah Sulsel mendapat kesempatan tampil di awal. Ini menjadi momentum yang baik untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuan terbaik. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, penuh keikhlasan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Wahyadi.
Pada kesempatan ini, Kakanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid jmenyampaikan pesan khusus kepada seluruh anggota kafilah agar menjaga semangat, kesehatan, dan kekompakan selama mengikuti ajang STQH.
“Jaga niat dan semangat Qurani, karena setiap huruf yang dilantunkan dan setiap karya yang ditulis adalah bentuk ibadah. Kami seluruh keluarga besar Kemenag Sulsel mendoakan semoga kafilah Sulsel diberi kelancaran dan keberhasilan dalam setiap cabang lomba,” pesannya.
Kafilah Sulsel telah menjalani Training Center (TC) intensif di Makassar sebelum berolak ke STQH Kendai sebagai bentuk persiapan teknis dan mental. Kegiatan tersebut melibatkan para pelatih terbaik di bidang tilawah, tahfiz, tafsir, dan karya tulis Alquran, guna memastikan kesiapan maksimal seluruh peserta.
Diberitakan ebelumnya,Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menitip pesan kepada kafilah Sulsel, yang mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis Nasional (STQH Nasional) XXVIII tahun 2025.
Baca Juga: 750 Peserta Meriahkan Indonesia Menari di Kota Makassar, Berikut Daftar Juara 1 Hingga 3
Andi Sudirman Sulaiman, menekankan penguatan spritualitas saat bertanding di ajang STQH Nasional Kendari.
"Saya ingin sampaikan, bertanding itu sebenarnya bukan melihat lawan, bukan juga strategi. Tapi saya tekankan, perbanyak berdoa dan percaya diri," pesan Andi Sudirman Sulaiman saat melepas kafilah Sulsel ke ajang STQH Nasional Kendari.
Lebih lanjut, Gubernur Sulsel, mengatakan bahwa hasil terbaik sering kali datang dari kekuatan doa, bukan semata-mata dari kesiapan fisik dan teknik.
Pelaksanaan STQH Nasional XXVII Tahun 2025 di Kendari diikuti oleh kafilah dari 34 provinsi se-Indonesia yang berkompetisi dalam berbagai cabang lomba. Kafilah Sulsel diharapkan mampu mengujir prestasi membanggakan di tingkat nasional. ***




