POJOKSULSEL, MAKASSAR - Luar biasa, 689 Km jalan provinsi dibangun era Andi Sudirman Sulaiman.

Data Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel merincikan sejumlah ruas jalan provinsi yang dibangun era Andi Sudirman Sulaiman, yakni

1. Jalan provinsi di ruas Takkalasi Bainange Lawo di Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng.

2. Jalan provinsi di ruas Sabbang hingga Tallang di Kabupaten Luwu Utara.

Baca Juga: Kembali Pimpin FDK UIN, Prof Rasyid Masri Bertekad Dorong Akreditasi Prodi

3. Jalan provinsi di ruas Ussu Nuha Beteleme Batas Provinsi Sulteng di Kabupaten Luwu Timur.

4. Jalan provinsi di ruas Pasobbo Matangli Massupu di Kabupaten Tana Toraja

5. Jalan provinsi di ruas Massupu Batas Kabupaten Pinrang

6. Jalan provinsi di ruas Rantepao Sa'dan Batusitanduk dan ruas Rantepao Pangalla Batas Sulbar.

Baca Juga: Inilah Dua Orang yang Kembali Jabat Dekan di UIN Alauddin Makassar, Siapa Saja?

7. Jalan provinsi ruas Palampang Munte Bontolempangan di Kabupaten Sinjai

8. Jalan provinsi di ruas Tanabau Ngapaloka Patumbukang di Kepulauan Selayar

9. Jalan provinsi di ruas Tuppu Pao Pamulungan Batas Kabupaten Toraja di Pinrang

Sementara itu, 18 unit sepanjang 683,9 meter persegi, dan rehabilitasi jembatan 2 unit sepanjang 124,5 meter dibangun di eras Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga: SELAMAT! Rektor Prof Hamdan Juhannis Lantik 16 Pejabat Lingkup UIN Alauddin Makassar

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Astina Abbas mengatakan, Andi Sudirman Sulaiman fokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Khususnya, dengan lalulintas harian rata-rata tinggi, serta bagaimana membuka akses ke daerah terisolir.

"Pembangunan jalan dan jembatan menjadi program prioritas Bapak Gubernur Andi Sudirman. Meningkatkan akses antarwilayah, sehingga melancarkan arus distribusi barang dan jasa bagi masyarakat," kata Astina Abbas.

Selain pembangunan jalan dan jembatan, Astina Abbas mengatakan, juga dilakukan pelatihan dan sertifikasi tenaga ahli 840 orang. Hal ini dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita di bidang konstruksi. ***