POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) menempati peringkat 6 nasional peraih insentif Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Artikel Ilmiah dan Gagasan Futuristik Tertulis (AI dan GFT).
Universitas Hasanuddin meloloskan sebanyak 14 judul, yang terdiri dari 9 Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah dan 5 PKM Gagasan Futuristik Tertulis.
“Alhamdulillah terdapat peningkatan jumlah judul yang mendapatkan insentif untuk PKM Bidang AI dan GFT," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof drg Muhammad Ruslin, MKes PhD SpBM(K), Senin 7 Agustus 2023.
Baca Juga: Untuk Seluruh Guru di Parepare, Dengar Nih Pesan Walikota Taufan Pawe
Menurut Prof Muhammad Ruslin, di tahun 2022 lalu, Universitas Hasanuddin meloloskan 9 judul, 3 PKM AI dan 6 PKM GFT, jadi ada peningkatan di tahun 2023 ini.
Muhammad Ruslin pun berharap prestasi kemahasiswaan ini dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.
“Prestasi ini tentu akan terus kita genjot dan Universitas Hasanuddin akan terus melakukan upaya-upaya agar capaian peringkat Unhas dalam hal prestasi mahasiswa terus meningkat,” bebernya.
Baca Juga: Alhamdulillah... 381 Honorer Luwu Utara Terima SK PPPK, yang Tidak Lulus Ini Pesan Bupati Indah
Tahun ini Unhas juga berhasil menduduki peringkat empat nasional Perguruan Tinggi dengan pendanaan PKM terbanyak tahun 2023.
Pada PKM 8 bidang ini, Unhas meraih pendanaan Rp1.011.150.000 untuk 135 proposal yang dinyatakan lolos.
Tak hanya itu, sebelumnya pada program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2023, Unhas berhasil lolos seratus persen dengan 7 subproposal.
Apa itu Program Kreativitas Mahasiswa?
Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM merupakan wadah yang dapat kamu manfaatkan untuk menuangkan dan mewujudkan ide kreatif dan inovatifmu sekaligus menerapkan ilmu yang kamu dapat di dalam kelas.
Program Kreativitas Mahasiswa dimulai pada tahun 1988, yaitu saat diadakannya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Inovatif Produktif (LKIP) mahasiswa di Universitas Indonesia, yang kemudian dianggap menjadi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang pertama.
Dari situlah, ajang kemahasiswaan ini dikembangkan menjadi Program Kreativitas Mahasiswa.
Baca Juga: Daftar Bacaleg DPRD Makassar Tidak Memenuhi Syarat Hasil Vermin Perbaikan dari 7 Parpol
Program Kreativitas Mahasiswa dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).
Program Kreativitas Mahasiswa diharapkan mampu mempersiapkan sumber daya mahasiswa yang unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif, berdaya saing dengan karakter pancasila, serta menjadi mahasiswa yang berkarakter.***



