POJOKSULSEL, MAKASSAR - Operasi pencarian terhadap seorang lansia atas nama Abd. Wahab (70 tahun) yang tersesat di wilayah perkebunan Alasa, Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, belum membuahkan hasil.
Abd. Wahab sudah dicari selama tiga hari oleh tim SAR Gabungan. Area pencarian juga sudah diperluas hingga radius 7 kilometer di wilayah perkebunan Alasa, Jumat (30/1/2026).
"Tim SAR gabungan dibagi menjadi tiga SRU untuk menyisir area perkebunan Alasa yang diduga menjadi jalur pergerakan korban," ujar Ronaldi dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan, tiga SRU tersebut terdiri dari rescuer Pos SAR Selayar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, serta masyarakat sekitar.
Operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wita dan secara resmi ditutup pada pukul 17.00 Wita dengan hasil masih nihil.
Baca Juga: Kantor PUPR Gowa Tampil Baru, Area Parkir Jadi Lebih Tertib
Ronaldi menambahkan, kendala yang dihadapi tim selama proses pencarian antara lain luasnya area perkebunan serta kondisi medan yang cukup terjal, sehingga membutuhkan waktu dan kehati-hatian dalam pelaksanaan penyisiran.
Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, pada operasi selanjutnya akan dilakukan penambahan personel.
“Rencana besok akan ada penambahan personel dari Polsek Batangmata, sehingga area pencarian dapat semakin diperluas dan upaya pencarian bisa lebih maksimal,” tutup Ronaldi.
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan hingga korban ditemukan dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Diketahui Abd. Wahab (70) dilaporkan belum kembali sejak berangkat berjalan kaki pada Sabtu (25/1/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Ia hendak mengunjungi rumah keluarganya di Dusun Unjuruyya, Desa Tanete.
Informasi terakhir menyebutkan korban sempat terlihat oleh warga pada Minggu (26/1/2026) siang di area perkebunan Alasa.
Namun, kabar hilangnya Abd Wahab baru dilaporkan kepada pihak Basarnas Makassar pada Rabu (28/1/2026).
***




