POJOKSULSEL, MAKASSAR - Massa pengunjuk rasa yang tergabung dalam Driver Online Bersatu Bergerak memblokade Jalan Urip Sumoharjo di depan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (12/3/2025).
Driver Online Bersatu Bergerak tersebut sudah empat jam bertahan di depan Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo.
Para perwakilan driver online silih berganti menyampaikan aspirasi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo.
Mereka mendesak agar SK Gubernur Sulsel Nomor 2559/XII/Tahun 2022 tentang kenaikan kenaikan tarif diterapkan.
Baca Juga: Tips Sehat Ramadhan dari RSUD Andi Makkasau: Hindari Dehidrasi dengan Pola MinumTepat
Kondisi lalu lintas di depan Kantor Gubernur Sulsel Jalam Urip Sumoharjo, masih belum bisa dilalui pengendara.
Sementara itu, jalur alternatif di Jalan Prof Basalamah juga sudah terpantau mengalami kemacetan
Begitu juga dengan Jalan Baiturrahman yang menjadi jalur alternatif lain sudah mengalami kepadatan arus lalu lintas.
Para pengendara diharapkan untuk menghindari Jalan Urip Sumoharjo.
Baca Juga: Andi Muhammad Arsjad Ajukan Pensiun Dini sebagai ASN Pemprov Sulsel, Ingin Fokus Urus Bisnis
Diketahui, Para driver ojol menolak mediasi kecuali Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang menemui mereka.
"Kami tolak mediasi. Kami hanya ingin Gubernur Sulsel menerima kami," kata orator driver ojol dalam orasinya.
"Tolong Pak Gubernur keluar temui kami," kata orator driver ojol lainnya.
Demo depan kantor Gubernur Sulsel mendapatkan pengawalan dari Satpol PP Sulsel dan aparat kepolisian.
Para massa pengunjuk rasa dari driver ojol (ojek online) membakar ban sambil berunjuk rasa.
Pantauan saat ini, hanya mobil ambulans dan pemadam kebakaran yang diberikan jalan untuk melintas di depan Kantor Gubernur Sulsel.
Sementara, pengendara lainnya dialihkan ke jalur-jalur alternatif.
***




