POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, membeberkan capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan pada triwulan I 2026 yang mencapai 6,88 persen.

Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, angka tersebut menempatkan Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

"Yang jelas, Provinsi Sulawesi Selatan itu pertumbuhan ekonomi di triwulan I adalah yang ke-6 terbesar se-Indonesia. Jadi secara provinsi, ke-6 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi," kata Amalia Adininggar Widyasanti kepada wartawan di Makassar, Rabu (10/6/2026).

Tak hanya di tingkat provinsi, Amalia Adininggar Widyasanti juga mengungkapkan capaian pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data BPS, Kabupaten Sinjai mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan I 2026 dengan angka mencapai 11,14 persen.

Baca Juga: Disdik Sulsel Jawab Sejumlah Kepala SMA dan SMK Mengundurkan Diri, Ini Kata Andi Iqbal Nadjamuddin

"Untuk kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan I 2026 tercatat di Kabupaten Sinjai, yaitu sebesar 11,14 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sulawesi Selatan Aryanto menyampaikan bahwa berbagai indikator kesejahteraan masyarakat di Sulsel juga menunjukkan tren positif.

Salah satunya terlihat dari angka kemiskinan yang terus mengalami penurunan hingga berada pada level 7,46 persen.

Menurut Aryanto, capaian tersebut lebih baik dibandingkan kondisi dua tahun terakhir.

“Angka kemiskinan Sulawesi Selatan mengalami penurunan menjadi 7,46 persen dan terus membaik dibandingkan dua tahun lalu,” katanya.

Baca Juga: Bupati Buka Akademi MATAPPA untuk 90 Peserta, Kabupaten Luwu dan MDA Perkuat Jaga Masa Depan Desa

Ia menjelaskan, tingkat kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sejumlah indikator lainnya seperti tingkat pengangguran, ketimpangan pendapatan, hingga kualitas sumber daya manusia.

“Peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, gini ratio yang baik, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus membaik menunjukkan indikator-indikator kesejahteraan masyarakat,” jelas Aryanto.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, pertumbuhan ekonomi Sulsel tidak terlepas dari dukungan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Di antaranya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG)

Selain itu, Andi Sudirman Sulaiman juga menyinggung program Pemprov Sulsel seperti Multiyears project (MYP) juga turut mempengaruhi pertumbukan ekonomi di Sulsel.

"Itu karena ada, bukan cuma MBG, ada juga MYP," katanya. ***