POJOKSULSEL, MAKASSAR - Perubahan yang terjadi di MAN 3 Makassar mendapat sorotan positif dari jajaran Kementerian Agama RI.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama RI, H. Muhammad Zain, menilai MAN 3 Makassar layak mendapat apresiasi setelah melihat berbagai inovasi yang ada di madrasah tersebut.

Penilaian itu disampaikan Muhammad Zain saat mengunjungi MAN 3 Makassar dalam rangkaian kunjungan kerja di Makassar, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Pulihkan Lahan Kritis di Kolaka, Jaelani Bagikan Ratusan Bibit Produktif Gratis

Menurut Muhammad Zain, perubahan MAN 3 Makassar terlihat dari penataan lingkungan hingga inovasi yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Kepala MAN 3 Makassar, H. Zulfikah Nur.

Ia bahkan menyebut perubahan tersebut sebagai bentuk keberhasilan jajaran madrasah dalam "menyulap" lingkungan pendidikan menjadi lebih baik.

"Ini kita melihat betapa hebatnya Pak Zulfikah dan kawan-kawan menyulap MAN 3," ujar Muhammad Zain.

Baca Juga: Gedung Puskesmas Ambruk, Tim Medis Relawan Universitas Muslim Indonesia Tempuh 4 Jam Demi Layani Warga

Muhammad Zain mengatakan, inovasi di lingkungan pendidikan tidak semestinya hanya berorientasi pada tampilan. Menurutnya, lingkungan madrasah juga harus menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.

Hal itu, kata dia, salah satunya tercermin dari penataan lingkungan MAN 3 Makassar yang menggunakan tanaman hidup.

"Saya lihat di sini memang luar biasa Pak Zulfikah dan kawan-kawan. Semua bunganya bunga hidup, tidak ada bunga plastik," katanya.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, PPP-KI Hadirkan Barzanji Bahasa Bugis

Ia menilai pendekatan tersebut sejalan dengan fungsi lembaga pendidikan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Artinya, lembaga pendidikan itu untuk mencetak manusia autentik. Tidak ada kepalsuan di madrasah itu," tuturnya.

Muhammad Zain pun mengaku telah menyampaikan kepada Kepala Kanwil Kemenag Sulsel agar inovasi yang dilakukan Zulfikah mendapat penghargaan.

"Saya sudah bilang sama Pak Kanwil, orang seperti ini harus diberi apresiasi," ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, mengatakan kunjungan jajaran Kemenag RI menjadi kesempatan untuk melihat langsung perkembangan madrasah di Sulawesi Selatan.

Ia menyambut apresiasi yang diberikan terhadap MAN 3 Makassar dan berharap inovasi yang telah berjalan dapat terus dikembangkan.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, PPP-KI Hadirkan Barzanji Bahasa Bugis

"Tamu itu membawa berkah," kata Ali Yafid.

Ali Yafid menyebut inovasi MAN 3 Makassar tidak hanya menyasar lingkungan sekolah. Madrasah juga mengembangkan pemberdayaan ekonomi serta memperkuat peran sebagai pelaku ekologi.

Untuk program lingkungan, MAN 3 Makassar antara lain melakukan penanaman pohon, termasuk gerakan penanaman 1.000 pohon palem.

Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Akan Kukuhkan 3 Guru Besar, Prof Andi Susilawaty Jadi Profesor Kedua FKIK

Menurut Ali Yafid, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan madrasah yang mendukung proses pendidikan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia berharap capaian MAN 3 Makassar dapat menjadi contoh bagi madrasah lain di Sulsel.

"Di Sulsel ada 139 madrasah," ujarnya.

Baca Juga: 63 Kepala Kantor Urusan Agama Dilantik untuk Penugasan 7 Daerah , Kakanwil Titip Tiga Pesan

Ali Yafid menambahkan, berbagai program dalam Asta Protas Menteri Agama juga terus didorong untuk diterapkan di madrasah-madrasah di Sulawesi Selatan.

Khusus di Makassar, terdapat tiga MAN, dua MTsN dan dua MIN yang menjadi bagian dari satuan pendidikan madrasah negeri. ***