POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kakanwil Kemenag Sulsel, H Muh Tonang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama berkantor pasca dilantik 26 Februari lalu, Senin (1/4/2024(
Sidak yang dilakukan Muh Tonang bertujuan untuk memastikan seluruh aktifitas dan pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kanwil Kemenag Sulsel berjalan normal di bulan suci Ramadhan.
Muh Tonang menyasar setiap ruangan pada 11 Satker di Kanwil Kemenag Sulsel. Ia menyapa setiap pegawai yang ditemui.
“Hari ini hari pertama saya berkantor pasca dilantik sebagai Kakanwil, tentu kita silaturrahim untuk seluruh ASN atau pegawai yang ada di kanwil tanpa terkecuali,” kata Mantan Kabid Pendidikan Madrasah itu.
Baca Juga: Selamat! Grab Terima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha dari KPPU RI
Pada sidan yang dilakukan, Kakanwil Kemenag Sulselmemberi atensi khusus pada fasilitas dan kondisi ruangan kerja Bimas Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha.
Muh Tonang berharap ada pembenahan dan perbaikan-perbaikan yang dilakukan nantinyap pada ruang kerja tersebut.
Pada kesempatan yang sama, ia mengingatkan jam kerja ASN selama bulan Ramadhan. ASN masuk kantor pada 8.00-15.00 WITA.
Baca Juga: DPRD Makassar Dorong SKPD Segera Capai 50 Persen Serapan Anggaran
Karena itu, Muh Tonang meminta kesadaran dan kedisiplinan pegawai untuk hadir tepat waktu.
“Tentu kita silaturahim dengan seluruh ASN dan Pegawai. Jadwal masuk kantor kan jam 8 sampai jam 3. Ini berlaku untuk semua pegawai," katanya.
"Saya tadi disini sebelum jam 8, untuk itu saya minta kesadaran dan kedisiplinan pegawai hadir tepat waktu,” tegasnya.
Ke depan, lanjut Muh Tonang, harus ada upaya untuk menciptakan suatu kondisi atau momen sehingga para pegawai merasa nyaman berkantor di ruangan masing-masing.
“Dengan demikian kesadaran dan kedisiplinan itu akan muncul dengan sendirinya. Harus tertib waktu, datang maupun pulang,” imbuhnya.
Usai Sidak, ketika diminta bagaimana harapannya kedepan setelah diberi amanah menahkodai Kanwil Kemenag Sulsel, Muh. Tonang mengimbau seluruh ASN maupun honorer memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat atau umat.
“Kita ini kan abdi negara. Jadi sebagai abdi negara, dan sebagai pegawai Kementerian Agama kita dituntut memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat atau kepada umat,” tandasnya. ***




