POJOKSULSEL, MAKASSAR - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kagum pada peralatan super canggih RS Kemenkes Makassar
"Yang saya kagum peralatan rumah sakit semuanya super modern," kata Jokowi saat meresmikan RS Kemenkes Makassar, Jumat (6/9/2024).
Jokowi menyebutkan, RS Kemenkes Makassar adalah rumah sakit vertikal ke delapan yang diresmikannya.
Baca Juga: Kolaborasi Save The Children dan Celosia Marennu Inisiasi Sekolah Tangguh Bencana di Lutra
Jokowi dijadwalkan masih akan meresmikan dua rumah sakit vertikal Kemenkes hingga bulan Oktober mendatang.
Menurut Jokowi, RS Kemenkes Makassar adalah rumah sakit vertikal paling besar yang diresmikannya.
Ia mengatakan, fasilitas super canggih RS Kemenkes Makassar memiliki fasilitas melebihi hotel bintang lima.
Baca Juga: Peserta Workshop dan Kemendagri Sepakati Langkah Strategis Percepat Penurunan Stunting
"Saya tadi masuk, ini kok melebihi hotel bintang lima," katanya.
Ia menjelaskan, rumah sakit yang dibangun di atas lahan reklamasi kawasan Center Point of Indonesia (CPI) terdiri atas empat tower berlantai 12.
Kemudian, RS Kemenkes memiliki 920 tempat tidur, termasuk ICU dengan fasilitas super canggih. Seperti cath lab, MRI, CT scan, hingga ruang operasi super modern.
Baca Juga: Rahmat Erwin Abdullah Sumbang Emas untuk Sulsel di PON XXI Aceh-Sumut
"Tapi mohon maaf saya juga nda mau masuk ke ruang operasi," kata Jokowi sambil tertawa kecil.
Presiden mengatakan, rumah sakit memang semestinya menampilkan perwajahan yang terang, bersih, dan didukung fasilitas kesehatan mumpuni.
Ia pun terkadang sedih saat mengunjungi rumah sakit daerah, yang ruangannya gelap hingga terkesan kumuh.
"Saya kadang sedih kalau masuk ke rumah sakit daerah, ruangannya agak gelap. Rumah sakitnya juga sudah kumuh," ujarn Jokowi.
Ia mengatakan, RS Kemenkes Makassar akan menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah bagian timur Indonesia.
Total anggaran yang dipakai untuk pembangunan fisik RS Kemenkes yaitu Rp1,56 triliun.
Baca Juga: Hengky Yasin dan Andi Rijal Beri Penjelasan Terkait Kehadiran pada Acara Kemendes PDTT
Sementara anggaran pengadaan alat kesehatan yang sudah digunakan, mencapai Rp360 miliar dan masih akan ada pengadaan alkes di RS Kemenkes Makassar.
"Jadi (total) Rp520 miliar (pengadaan alkes) Artinya Rp2 triliun lebih rumah sakit, khusus untuk Sulawesi Selatan, Makassar," kata Jokowi.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Kementerian Kesehatan telah membangun 15 rumah sakit vertikal di Indonesia.
Budi mengatakan, RS Kemenkes Makassar akan menjadi rumah sakit super hub, untuk menampung pasien kanker, stroke, dan jantung di wilayah bagian timur Indonesia.
"Di Makassar adalah rumah sakit, kita menyebutnya sebagai super hub untuk penyakit kanker, stroke, dan jantung untuk bisa menampung pasien-pasien yang berasal dari daerah Maluku, Papua dan Kalimantan," ungkap Budi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, Kemenkes memiliki beberapa rumah sakir terbesar di Kalimantan, Papua, dan Maluku. Tapi untuk perawatan yang membutuhkan alat-alat canggih dan mumpuni ada di RS Kemenkes Makassar.
Baca Juga: Akbar Ali Dengarkan Keluhan Pasien di IGD RSUD Andi Makkasau, Apresiasi Layanan Meningkat
"Sehingga tidak perlu lagi didorong ke Jawa ataupun Jakarta," ungkapnya.
***




