POJOKSULSEL, MAKASSAR - Seorang jemaah haji Embarkasi Makassar, asal Maluku Utara, Suaib Hi Kamel, wafat saat menjalankan ibadah haji. Almarhum merupakan jemaah dari Kloter 15 UPG asal Pulau Morotai.

Ketua Kloter 15 UPG, Lukmanuddin Abd Rahman, menyampaikan bahwa Suaib Hi Kamel menghembuskan napas terakhir pada Rabu (28/5/2025) pukul 20.19 Waktu Arab Saudi di RS Saudi National Hospital, Makkah.

Suaib Hi Kamel, yang juga anggota DPRD Pulau Morotai Fraksi PKB, itu sempat menjalani perawatan medis karena kondisi kesehatan yang menurun.

Baca Juga: MAN IC Gowa Cetak Sejarah Lagi, Siswanya Tembus Al Azhar Mesir dan UNHAN

Ucapan belasungkawa juga disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf. Ia menyebut wafatnya almarhum saat menunaikan haji adalah sebuah kemuliaan.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum,"
kata Amar Manaf dikutip dari laman Kemenag Maluku Utara, Kamis (29/5/2025).

Amar Manaf mengatakan bahwa almarhum wafat saat menunaikan ibadah haji, sebuah kemuliaan yang tidak semua orang dapatkan.

Baca Juga: Nama-Nama 48 Siswa MAN IC Gowa Lolos SNBT 2025, Tembus ITB, ITS Hingga Kedokteran Unhas

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan tetap tabah, dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Sementara itu, Sebanyak 177 jemaah haji Kloter 41 Embarkasi Makassar, termasuk empat petugas haji, bertolak menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menggunakan pesawat carter milik Garuda Indonesia pada pukul 09.30 WITA, Kamis (29/5/2025).

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, H. Ali Yafid, menyebut kloter 41 merupakan kloter tambahan yang diisi oleh jemaah dari 18 kabupaten/kota se-Sulsel. Bahkan, hanya dua atau tiga daerah yang tidak mengirimkan jemaahnya dalam kloter ini.

“Kloter 41 ini terbentuk dari kuota tambahan yang berasal dari sisa kuota beberapa provinsi. Seharusnya berangkat tanggal 31 Mei, tapi karena disatukan penerbangannya dengan jemaah DKI Jakarta, kita majukan jadwal keberangkatannya,” jelas Ali Yafid di Aula Mina Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Baca Juga: 25 Calon Mahasiswa Baru Lolos Prodi Kedokteran Unsulbar Lewat Jalur SNBT, Ini Daftarnya

Meski satu pesawat dengan jemaah asal DKI Jakarta, kloter 41 tetap berdiri sebagai kloter tersendiri dari Embarkasi Makassar. Jemaah dijadwalkan terbang ke Jeddah pada pukul 16.00 WIB dari Cengkareng.

Dalam pelepasan jemaah, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel mengingatkan pentingnya menjaga niat dan kesucian hati selama menjalankan ibadah haji.

Sementara itu, Ali Yafid juga menekankan pentingnya kepedulian antarsesama jemaah, terutama terhadap para lanjut usia.

Adapun sebaran jemaah dalam kloter 41, terbanyak berasal dari Kabupaten Gowa dengan 99 orang. Disusul Bone (27), Makassar (14), Takalar (5), Bantaeng dan Luwu (masing-masing 4), serta Pangkep (3). Sedangkan Maros, Sidrap, Pinrang, dan Soppeng masing-masing mengirim dua jemaah.

Jemaah dari Parepare, Barru, Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo, Sinjai, dan Tana Toraja masing-masing satu orang. Dua jemaah tambahan berasal dari Provinsi Maluku yang ikut tergabung di kloter ini.

***