POJOKSULSEL, MAKASSAR - Jemaah haji yang akan kembali ke tanah air agar tidak coba-coba untuk simpan air zamzam dalam koper.
Ada denda yang diberlakukan di Arab Saudi bagi jemaah haji yang kedapatan simpan air zamzam dalam koper.
Ini menjadi salah satu perhatian khusus Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail di acara media gathering di Makassar, Minggu (5/5/2024) malam.
Baca Juga: Beredar Foto Sampah Dibakar di Stadion Gaswon, Camat Wonomulyo, Samiaji Beri Penjelasan
Ikbal Ismail, ada aturan baru dari Pemerintah Arab Saudi, yang memberlakukan denda kepada jemaah haji yang simpan air zamzam dalam koper.
Ia mengatakan, air zamzam yang didapat di kope akan dikeluarkan disertai pembayaran denda.
"Tahun ini diberlakukan plus denda pada jemaah yang punya koper," kata Ikbal Ismail.
Ia mengatakan, ada banyak risiko terhadap penerbangan jika air zamzam disimpan dalam koper.
"Air zamzam yang diletakkan di bagasi barang dan tumpah mengenai kabel-kabel bisa terjadi hal-hal buruk," katanya.
Karena itu, Ikbal Ismail mengingatkan kepada jemaah haji asal Sulsel, supaya tidak menyimpan air zamzam dalam koper saat akan kembali ke tanah air.
Baca Juga: Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Sulsel di Takalar, Bupati Indah Putri Kagum Sambutan Tuan Rumah
Berdasarkan aturan yang ditetapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, denda bagi jemaah simpan air zamzam di koper, yaitu 6 ribu riyal atau setara Rp25 juta.
Pada kesempatan yang sama, Ikbal Ismail membahas terkait dam.
Pengelolaan dam akan dikoordinasikan dengan tempat pemotongan hewan di Mekkah sesuai sya'ri.
"Bermitra dengan RPH di Arab saudi. Harus dikoordinir pembimbing ibadah," katanya.
Tidak hanya itu, Ikbal Ismail juga menjelaskan kesiapan Asrama Haji Sudiang Makassar
Ia mengatakan, panitia penyelenggara ibadah haji sudah menyiapkan mobil dan kursi roda, untuk kebutuhan jemaah calon haji selama berada di Asrama Haji Sudiang.
Baca Juga: Giliran Partai Gelora Didatangi Tim Sahabat ARH, Abdul Rahim Orang Ketiga Ambil Formulir
"Kami siapkan mobil golf dan kursi roda hingga bus untuk mobile di asrama haji," katanya. ***




