POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pengerjaan sejumlah ruas jalan strategis melalui program Multi Years Project (MYP). Sejumlah titik yang sebelumnya rusak kini mulai berubah lebih mulus setelah dilakukan pengaspalan, pengecoran bahu jalan hingga penguatan struktur jalan.

Program MYP tersebut dibagi dalam lima paket pekerjaan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Fokus pengerjaan meliputi pengaspalan hotmix, pembangunan drainase, pengecoran rigid beton hingga pemasangan talud di sejumlah ruas prioritas.

Pada Paket 2 MYP di Sulawesi Selatan misalnya, pengerjaan dilakukan di ruas Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang berupa laston lapisan antara AC-BC di STA 01+625. Sementara di ruas Panciro–Batas Kota Makassar dilakukan pengaspalan lapisan antara AC-BC serta pembangunan bahu jalan beton FC’15 STA 00+800.

Baca Juga: 123 Siswa MAN 1 Makassar Lolos PTN Favorit Jalur SNBT, Diterima di UI hingga Unhas

Tak hanya itu, pengerjaan juga berlangsung di ruas Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar dengan pembangunan bahu jalan beton FC’15 STA 00+100. Sedangkan ruas Batas Kabupaten Gowa–Bontoramba dilakukan pekerjaan lapis aus beton dan bahu jalan beton.

Ruas Palleko–Towata juga mulai diaspal pada lapisan aus STA 02+125. Adapun ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto dilakukan pekerjaan lapis fondasi agregat kelas A.

Pada Paket 3, pekerjaan difokuskan di ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang melalui pemasangan batu talud. Selain itu, ruas Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung juga mulai dilakukan pengaspalan lapis antara AC-BC.

Baca Juga: Menemukan Diri di Padang Arafah: Refleksi Spiritual Wukuf Arafah

Sementara Paket 4 menyasar sejumlah ruas di wilayah Wajo hingga Bone. Di antaranya ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo yang tengah dikerjakan pengaspalan AC-BC. Kemudian ruas Impa-Impa–Anabanua dilakukan pengamanan tanaman, sedangkan ruas Doping–Atapange dipasangi batu talud mortar.

Untuk Paket 5, pembangunan saluran dilakukan di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae. Sedangkan ruas Ujung Lamuru–Palattae dilakukan pemasangan batu mortar dan pengaspalan AC-BC pada beberapa titik.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi mengatakan percepatan proyek MYP diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Tasming Hamid Sebut Pramuka Jadi Pilar Pembentukan Generasi Parepare yang Berintegritas dan Mandiri

"Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, logistik, hingga akses layanan dasar masyarakat di Sulawesi Selatan.

Pemprov Sulsel menargetkan seluruh pengerjaan program MYP dapat berjalan sesuai jadwal agar dampaknya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. ***