POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kloter 41 Jemaah Haji dari Embarkasi Makassar mengalami perubahan jadwal keberangkatan.

Semula jemaah haji Kloter 41 Embarkasi Makassar direncanakan tiba di Asrama Haji Sudiang pada 30 Mei dan terbang ke Jeddah keesokan harinya.

Kini, jemaah haji kloter 41 Embarkasi Makassar akan masuk asrama lebih awal, 28 Mei pukul 12.00 Wita, dan diberangkatkan ke Jeddah pada 29 Mei pukul 16.15 WIB melalui Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Jakarta.

 Baca Juga: 10 Ribu Penonton Menyatu dalam Harmoni Gema di Unhas, Sujiwo Tejo Hingga Once Turut Tampil

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, H Ali Yafid, mengungkapkan perubahan ini berdasarkan surat edaran dari PPIH Pusat dan maskapai Garuda Indonesia.

Jemaah sebanyak 176 orang asal Makassar, Gowa, dan Bone akan bergabung dengan Kloter 61 JKG di Jakarta sebelum terbang ke Tanah Suci.

“Perubahan ini menuntut koordinasi yang ketat dan pelayanan maksimal kepada jemaah agar proses keberangkatan berjalan lancar dan nyaman,” ujar Ali Yafid dalam rapat koordinasi di Wisma Jabal Uhud, Minggu (25/5/2025) dikutip rilis Media Centre Embarkasi Makassar.

 Baca Juga: Dosen Unsulbar Bekali Pelajar Al Ikhlash Lampoko Etika Bermedsos, Ini Pesan Pentingnya

Jemaah Kloter 41 akan diberangkatkan dari Bandara Sultan Hasanuddin menggunakan pesawat Garuda Airbus 300 menuju Jakarta.

Setiba di Terminal 3 Soekarno-Hatta, mereka akan dipindahkan ke Terminal 2 untuk melanjutkan penerbangan dengan pesawat Boeing 777, pesawat khusus haji Garuda.

Proses keberangkatan tetap dilakukan secara lengkap di Asrama Haji Makassar, mulai pemeriksaan imigrasi, pemeriksaan kesehatan, pembagian paspor, hingga penyerahan gelang haji dan living cost.

Baca Juga: Pelajar Gowa Ditangkap Saat Beli Air Galon, Diduga Terkait Teroris 

Enie S dari Garuda Indonesia menambahkan, jadwal baru keberangkatan diperkirakan tiba di Jeddah sekitar pukul 22.00 WAS pada tanggal 29 Mei.

Selain jemaah reguler, kloter ini juga memuat 34 orang tambahan pelimpahan kuota dari berbagai embarkasi, sehingga secara tidak langsung membantu optimalisasi kuota haji nasional.

 

Ali Yafid mengapresiasi sinergi semua pihak yang terlibat mulai dari maskapai, bandara, imigrasi, hingga kesehatan, yang memastikan pelayanan prima kepada jemaah.

“Kami berharap kerjasama ini terus terjaga hingga proses kepulangan jemaah nanti di Embarkasi Makassar,” tandasnya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri berbagai unsur PPIH Embarkasi Makassar, termasuk perwakilan Maskapai Garuda, Angkasa Pura, Gapura Angkasa, Imigrasi, Bea Cukai, dan petugas kesehatan. ***