POJOKSULSEL, MAKASSAR - Buku Tabungan Biaya Hidup Mahasiswa secara resmi diterima oleh Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia Dr. Ir. H. Badaruddin pada Selasa (27/1/2026) sore di Nobel Convention Center, Jalan Sultan Alauddin. Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman.

Buku Tabungan Biaya Hidup Mahasiswa diharapkan bisa meringankan kebutuhan sehari-hari mahasiswa ITB Nobel Indonesia selama menempuh perkuliahan.

Rektor ITB Nobel Indonesia H. Badaruddin menekankan satu hal penting tentang pengelolaan dana yang bijak adalah kunci keberhasilan studi.

“Saya ingin mahasiswa memahami bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, tapi tanggung jawab besar. Gunakan dana ini untuk kebutuhan akademik, jangan disalahgunakan,” jelas Badaruddin.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pendidikan bukan hanya soal ilmu, tapi juga tentang membentuk karakter, disiplin, dan tekad untuk meraih masa depan lebih baik.

Baca Juga: Pemkab Maros Pangkas Anggaran Pemeliharaan Rp5,8 Miliar Hingga Perjalanan Dinas Rp2,21 Miliar

Di sisi lain, Andi Lukman menyoroti pentingnya peran kampus dalam memastikan program beasiswa berjalan lancar. Administrasi, verifikasi data, hingga kondisi keluarga mahasiswa menjadi faktor yang diperhatikan.

Ia juga menegaskan bahwa dana beasiswa yang telah masuk ke rekening masing-masing mahasiswa harus dimanfaatkan secara bijak guna memperlancar dan memudahkan penyelesaian studi di perguruan tinggi.

“Para mahasiswa penerima beasiswa ini harus belajar dengan tekun dan serius. Prestasi akademik harus dijaga dengan baik, IPK harus tinggi, dan pihak kampus akan secara rutin melakukan evaluasi prestasi akademik setiap akhir semester,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Andi Lukman berpesan agar mahasiswa penerima beasiswa mampu menyelesaikan studi tepat waktu, memiliki capaian akademik yang unggul, serta aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan kelembagaan, tanpa mengesampingkan prioritas utama yakni penyelesaian kuliah.

***