POJOKSULSEL, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah menggodok rencana menghidupkan kembali konsep sekolah unggulan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, mengatakan, rencana mengembalikan sekolah unggulan telah disampaikan kepada Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) selaku perwakilan Kemendikdasmen.

"Sekolah unggulan sementara kita menyampaikan ke BBMP, karena perwakilan Kemendikdasmen di Balai Besar Penjaminan Mutu, saya sudah sampaikan rencana memang kita mau kembalikan sekolah unggul lagi," ungkap Kadis Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin kepada wartawan di Makassar.

Baca Juga: SWOT Saja Tidaklah Cukup: Catatan Hari Keenam, Senior Level Leadership Program

Iqbal Nadjamuddin, mengatakan, upaya mengembalikan sekolah unggulan sudah mulai dilakukan Pemprov Sulsel, dengan lebih banyak jalur penerimaan siswa berbasis prestasi.

Ia menjelaskan bahwa meskipun saat ini penerimaan siswa melalui jalur domisili tetap berlaku, namun sistem pemeringkatan lebih mengedepankan nilai prestasi.

Bahkan untuk sekolah berasrama (boarding school), seleksi telah mengakomodasi Tes Potensi Akademik (TPA) sebagai syarat masuk, bukan hanya nilai rapor semata.

Baca Juga: Jelang Usia 77 Tahun, FEB Unhas Kukuhkan Tiga Guru Besar, Ini Fokus Keilmuannya

Iqbal menambahkan, langkah ini juga merespons masukan dari masyarakat dan sekolah menengah pertama yang merasa penilaian berbasis rapor semata kurang adil.

Oleh karena itu, melalui petunjuk teknis Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), sekolah diperbolehkan menggunakan tes TPA untuk mengukur potensi akademik calon siswa secara lebih objektif.

"Karena kalau rapor saja banyak teman SMP protes, katanya dia sebenarnya dulu-dulunya hebat, bagus nilai rapornya, tapi dikalah sama swasta maka di dalam juknis diatur boleh lakukan tes TPA termasuk di SPMB," ungkapnya.

Baca Juga: Selamat! Perempuan Kelahiran Polewali Mamasa Dikukuhkan Sebagai Guru Besar FEB Unhas, Ini Profilnya

Pada kesempatan yang sama, Iqbal Nadjamuddin, menekankan, bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang menunjang proses pembelajaran.

Menurutnya, infrastruktur pendidikan yang memadai menjadi kunci dalam mendongkrak kualitas pembelajaran dan membuka akses yang lebih luas ke jenjang pendidikan tinggi.

“Utamanya kita fokus bagaimana angka partisipasi masuk perguruan tinggi lebih meningkat lagi,” katanya.

Iqbal Nadjamuddin juga menyinggung pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang saat ini tengah berlangsung.

Ia berharap hasil seleksi tahun ini dapat menunjukkan peningkatan posisi Sulsel secara nasional dalam hal tingkat partisipasi pendidikan tinggi.

“Kemarin kita ada di posisi enam nasional, mudah-mudahan tahun ini bisa naik lagi. Tentu ini harus kita dukung bersama,” imbuhnya.

Baca Juga: Ngeri! Remaja di Polman Ngamuk Bawa Samurai, Ditangkap Saat Operasi Sikat Marano

Dinas Pendidikan Sulsel, lanjut Iqbal, akan terus berkomitmen mendorong perbaikan akses dan kualitas pendidikan agar semakin banyak generasi muda yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan menjadi SDM unggul untuk masa depan Sulawesi Selatan.

***