POJOKSULSEL, MAKASSAR - Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia mewisuda 410 orang sarjana dan pascasarjana, di Four Points by Sheraton, Kota Makassar, Sulsel, Selasa (8/8/2023)
Wisuda program sarjana XX dan pascasarjana XII Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia dirangkaikan pemberian penghargaan pendidikan kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia Dr Ir H Badaruddin mengatakan sebanyak 410 orang yang mengikuti wisuda.
Adapun Rinciannya 312 wisudawan pascasarjana dan 92 wisudawan sarjana Fakultas Teknologi dan Bisnis.
Baca Juga: Terbaru! IAIN Parepare Peringkat I PTKIN di Kawasan Timur Indonesia Versi Webometrics
Badaruddin mengatakan Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia telah menamatkan 4.233 dari tiga program studi.
Dari jumlah tersebut, kata Badaruddin, diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan. Hal ini dikarenakan Nobel Indonesia terus menjawab dengan menghadirkan 7 prodi baru.
Adapun tujuh prodi baru Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, yakni pendidikan teknologi dan informasi, teknik pertambangan.
Ada juga teknologi hasil perikanan, sistem teknologi dan informasi, magister manajemen dan kewirausahaan, dan keuangan publik.
Baca Juga: Motor Ambulans Kodam Hasanuddin Segera Beroperasi di Daerah Pelosok
"Setahun terakhir terasa geliat akademik dosen baik penelitian maupun pengabdian," kata Badaruddin.
Ia mengatakan, sebanyak 5 mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia dikirim Politeknik Melbourne untuk program merdeka belajar.
"Jika tahun lalu dikirim ke IPB mahasiswa, saat ini ada 5 mahasiswa yang dikirim merdeka belajar di Politeknik Melbourne," kata Badaruddin.
Baca Juga: 3 Remaja yang Terjaring Operasi Pekat Lipu Pernah Serang Hartaco Indah Makassar
Sementara itu, Kepala LLDIKTI IX, Andi Lukman menambahkan gagasan yang dicanangkan oleh Nobel Indonesia, yang seluruh mahasiswanya wajib memiliki badan usaha.
"Ini sebuah langkah yang bagus mahasiswa selesai kuliah tidak menganggur lagi, malah mereka yang menyiapkan lapangan kerja," tuturnya
(***)




