POJOKSULSEL, MAKASSAR – Masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) kini tak perlu lagi menunggu pengumuman manual untuk mengetahui siapa yang berangkat haji tahun depan. Daftar calon jemaah haji tahun 1447 H/2026 M sudah bisa diakses langsung lewat Aplikasi SATU HAJI
.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ikbal Ismail menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan apliasi SATU HAJI untuk memudahkan mengakses informasi daftar jemaah haji tahun 2026.

"Bagi calon jemaah, silakan cek mulai sekarang siapa saja yang masuk daftar keberangkatan jemaah haji 2026. Cukup unduh aplikasi SATU HAJI, pilih menu Estimasi Keberangkatan, dan masukkan nomor porsi. Hasilnya langsung muncul sesuai perhitungan resmi dari Kementerian Haji,” jelas Ikbal Ismail dikutip laman Kemenag Sulsel.

Baca Juga: Pemkot Parepare All Out Dukung Akreditasi IAIN Parepare, Tasming Hamid Ikut Sambut Tim Asesor APT

Ia menerangkan, sistem estimasi keberangkatan dalam aplikasi tersebut sudah disesuaikan dengan kuota haji terbaru 2026, yang dihitung berdasarkan daftar tunggu aktif per provinsi, bukan lagi per kabupaten/kota.

"Dengan cara ini, perhitungan jadi lebih adil dan transparan. Masyarakat bisa memantau sendiri status porsi dan perkiraan tahun keberangkatan tanpa harus datang ke kantor Kemenag," tambahnya.

Melalui aplikasi SATU HAJI, calon jemaah juga dapat mengakses berbagai layanan digital lain, mulai dari cek pelunasan, jadwal bimbingan manasik, hingga pembinaan jemaah secara nasional.

Baca Juga: 5 Inovasi Lahir dari Tangan Akademisi Perguruan Tinggi Vokasi Sultanbatara

Berikut langkah mudah mengecek estimasi keberangkatan:

Unduh aplikasi SATU HAJI di Play Store atau App Store.

Pilih menu Estimasi Berangkat.

Masukkan nomor porsi pendaftaran (10 digit angka) pada bukti setoran awal.

Tekan “Cek Sekarang”, dan data estimasi keberangkatan langsung muncul.

Baca Juga: Kebijakan SIPAKATAUKI: Berkolaborasi untuk Menanggulangi Kemiskinan di Sulawesi Selatan

Ikbal mengingatkan calon jemaah agar selalu menggunakan kanal resmi Kementerian Agama untuk mendapatkan informasi valid dan terkini.

“Gunakan aplikasi resmi. Jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya. Semua data di SATU HAJI bersumber langsung dari sistem pusat,” tegasnya. ***