POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) kini memiliki 492 guru besar. Data tersebut disampaikan Ketua Dewan profesor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Andi Pangerang Moenta, Selasa (10/2/2026)
"Guru Besar unhas sampai pada hari ini itu 492 orang," kata Prof. Andi Pangerang Moenta saat memberikan sambutan di acara pengukuhan dan penerimaan sebagai Anggoat Dewan Profesor Unhas.
Prof. Andi Pangerang Moenta merincikan bahwa 378 di antaranya sudah dikukuhkan dan menjadi anggota Dewan Profesor Unhas. Sementara, 114 guru besar belum melaksanakan pengukuhan.
Ia juga menyampaikan total anggota Dewan Profesor Unhas dari tahun 2022 hingga Februari 2026.
"Total anggota dewan profesor sejak 2022 sampai sekarang itu 177 orang. Itu data dari sekretariat Dewan Profesor Unhas, 10 Februari 2026," katanya.
Baca Juga: Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan MTQ Korpri Nasional 2026, Makassar dan Pangkep Jadi Tuan Rumah
Pada kesempatan itu, Prof. Andi Pangerang Moenta menyampaikan tugas tambahan setelah menjadi anggota Dewan profesor Unhas.
Pertama, senantiasa memberikan ide-ide, pemikiran-pemikiran, yang berorientasi pada pemecahan masalah-masalah bangsa.
"Saya kira apa yang dikemukakan pada hari ini terkait masalah bangsa, kemiskinan, pengangguran, pemasaran dan perawatan," katanya.
Kedua, selalu mengembangkan ilmunya yang dikembangkan saat ini, karena dunia pengetahuan selalu berkembang, serta pengembangan keilmuan masa depan.
"Ilmu yang kita kembangkan hari ini pasti berubah sesuai dengan tantanga masa depan."
Baca Juga: Info Menggembirakan Guru Madrasah Swasta, Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi PPPK
Ketiga, menjaga nilai-nilai budaya bangsa, terutama di Unhas telah berkomitmen menjaga nilai-nilai integritas, nilai-nilai inovatif, dan nilai-nilai arif.
Sementara itu, Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, mengingatkan peran para profesor dalam kerangka Kampus Berdampak. Para guru besar harus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Prof JJ mengatakan, Unhas memiliki kekuatan besar dala menjawab tantangan masa depan. Ia mendorong kolaborasi antaradisiplin ilmu dan terbuka pada gagasa baru.
"Kompleksitas permasalahan global saat ini membutuhkan perspektif multidisiplin yang saling melengkapi,” jelas Prof JJ.
Di akhir sambutannya, Prof. JJ berharap para guru besar Unhas dapat terus berperan sebagai motor penggerak perubahan dalam mewujudkan kampus yang berdampak bagi masyarakat.
Para guru besar diharapkan tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kualitas akademik, etika keilmuan, dan integritas ilmiah.
Empat profesor Unhas yang dikukuhkan pada selasa. 10 Februari 2026, yaitu:
Prof. Dr. Agussalim, SE., M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Baca Juga: Tiga Menteri Hadir di Sidang Dewan Pleno BPP HIPMI 2026 Makassar
Prof. Dr. Madris, S.E., D.P.S., M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Kependudukan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Prof. Dr. Muhammad Ismail, S.E., M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Keperawatan, Fakultas Keperawatan.
***




