POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (10/9/2025).
Kedatangan Yusril Ihza Mahendra disambut langsung Gubernur Sulsel bersama jajaran Forkopimda Sulsel, antara lain Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, dan OPD lingkup Pemprov Sulsel.
Setelah prosesi penyambutan Yusril Ihza Mahendra, rombongan melanjutkan rapat tertutup yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama di Rujab Gubernur Sulsel
Baca Juga: Tasming Hamid Dorong Sinergi IAIN Parepare–Pemkot untuk Majukan Daerah
“Menerima Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Prof Yusril Ihza Mahendra bersama jajaran di Rujab Gubernur Sulsel,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Sementara itu, Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengaku bersyukur atas sambutan yang diberikan Pemprov Sulsel.
“Alhamdulillah kami diterima dan dijamu makan siang. Dalam pertemuan tadi kami bertemu dengan Wali Kota, Pangdam, Kapolda, Kajati, Ketua DPRD, dan jajaran pengadilan tinggi,” ungkap Yusril.
Baca Juga: Warga Sipil Makassar Desak DPRD Buka Ruang Dialog dan Tanggung Jawab
Ia menjelaskan, kunjungannya kali ini untuk memastikan penegakan hukum pasca aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Makassar berjalan sesuai aturan.
“Kami mendapat laporan, saat kerusuhan tidak ada penahanan atau penangkapan. Proses itu baru dilakukan pasca kerusuhan. Ada 42 orang yang ditahan, 40 di Makassar dan 2 di Palopo,” jelasnya.
Menurut Yusril, pemerintah ingin memastikan langkah hukum berjalan sesuai koridor hukum dan tetap menghormati prinsip HAM.
Baca Juga: Naila Dapat Rumah Baru, Mensos Gus Ipul dan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Turun Langsung ke Untia
“Itu tugas kami. Kami pastikan semua proses sesuai arahan Presiden, bahwa penegakan hukum harus sejalan dengan perlindungan HAM,” tegasnya.
Yusril juga menambahkan, pemerintah pusat menaruh perhatian serius pada korban kerusuhan.
“Besok Menteri Perumahan akan datang untuk memberikan bantuan rumah bagi korban,” ujarnya. ***




