POJOKSULSEL, MAKASSAR - Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga almarhum Rusdamdiansyah alias Dandi, pengemudi ojek online (Ojol) yang tewas akibat pengeroyokan massa saat demonstrasi di Kota Makassar.

Senin (1/9/2025) malam, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno menyempatkan hadir pada malam kedua takziah almarhum Dandi di lorong 501, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Kehadiran Gubernur Sulsel dan Pangdam Hasanuddin, disambut langsung orang tua almarhum Dandi.

Baca Juga: Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Bakal Uji Lab 13 Sampel Bahan Pangan di Polewali Mandar, Ini Daftarnya

Dengan mata berkaca-kaca, ayah dan ibu Dandi menceritakan kronologi kejadian tragis yang menimpa putra mereka.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara Rusdam Diansyah. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Andi Sudirman.

Gubernur Sulsel juga berharap peristiwa memilukan itu bisa menjadi pelajaran berharga.

Baca Juga: Cerita Prof Sukardi Weda Lima Kali Daftar di Unhas, Kali Ini sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Hasanuddin

"Semoga kejadian ini tidak terulang lagi. Mari kita semua menjaga kedamaian, dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib tanpa menimbulkan korban,” tegasnya.

Diketahui, demo di Kota Makassar pada Jumat (29/8/2025) menelan korban jiwa.

Tiga korban jiwa dalam insiden demo berujung pembakaran Kantor DPRD Kota Makassar, yaitu:

Baca Juga: Pemuda India Abubacker Siddique Ikut Bimwin di Selayar, Siap Akad Nikah Pakai Bahasa Inggris

- Akbar Basri alias Abay (Staf Humas Sekretariat DPRD Makassar)

- Saiful Akbar (Kasi Kesra Kecamatan Ujung Pandang)

- Sarinawati (Staf Anggota DPRD Makassar)

Sementara itu, satu korban jiwa di Jalan Urip Sumoharjo, yaitu Rusdamdiansyah alias Dandi.

Dandi meninggal dunia di RS Pusat Otak Jantung dan Kanker Kota Makassar di kawasan CPI pada Sabtu (30/8/2025).